Kisah Pilu Tangisan Emma Raducanu Yang Bikin Gempar dan Jadi Omon Omon di Tournamen Doha Open
Sururi al faruq
Rabu, 19 Februari 2025 - 12:52 WIB
Kisah Pilu Tangisan Emma Raducanu Yang Bikin Gempar dan Jadi Omon Omon di Tournamen Doha Open
LANGIT7.ID-Doha;Kisah petenis cantik kebanggaan Inggris menangis saat tournanen Tennis Dubai Championship, menjadi kisah pilu yang menjadi perbincangan dan sorotan media.
Karena kisah ini tidak biasa. Sepertinya ada sesuatu di balik kisah menangis Raducanu.Mantan juara AS Terbuka ini menangisnya sangat mengundang sorot publik penonton di arena pertandingan. Gadis blasteran Haiti (ayah)-China(ibu) yang berkewargaan negara Inggris menangisnya sampai tersedu-sedu dan bersembunyi di balik kursi wasit di awal pertandingan Kejuaraan Tenis Dubai pada hari Rabu (AEDT).
Tetapi mengapa pemain muda itu tertekan dan sampai menyandarkan kepalanya di kursi wasit, masih belum jelas.
Baca juga: Emma Raducanu Menangis Karena Cepat Tumbang di Babak Kedua Dubai Open
Raducanu mengakui kekalahan lebih awal dari Karolina Muchova dari Ceko di babak kedua turnamen, memilih berjalan menuju kursi wasit, bersandar di sana sambil menangis dan menggunakan kursi itu untuk melindungi dirinya dari sorotan lampu.
Muchova, 28 tahun, berjalan menghampiri lawannya yang berusia 22 tahun dan menghiburnya.
Karena kisah ini tidak biasa. Sepertinya ada sesuatu di balik kisah menangis Raducanu.Mantan juara AS Terbuka ini menangisnya sangat mengundang sorot publik penonton di arena pertandingan. Gadis blasteran Haiti (ayah)-China(ibu) yang berkewargaan negara Inggris menangisnya sampai tersedu-sedu dan bersembunyi di balik kursi wasit di awal pertandingan Kejuaraan Tenis Dubai pada hari Rabu (AEDT).
Tetapi mengapa pemain muda itu tertekan dan sampai menyandarkan kepalanya di kursi wasit, masih belum jelas.
Baca juga: Emma Raducanu Menangis Karena Cepat Tumbang di Babak Kedua Dubai Open
Raducanu mengakui kekalahan lebih awal dari Karolina Muchova dari Ceko di babak kedua turnamen, memilih berjalan menuju kursi wasit, bersandar di sana sambil menangis dan menggunakan kursi itu untuk melindungi dirinya dari sorotan lampu.
Muchova, 28 tahun, berjalan menghampiri lawannya yang berusia 22 tahun dan menghiburnya.