Olahraga Bagi Lansia di Malam Hari Apakah Aman?
Fajar adhitya
Rabu, 19 Februari 2025 - 18:50 WIB
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Olahraga penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran terutama bagi para lansia, tetapi bagaimana jika hanya ada waktu di malam hari?
Apakah aman bagi lansia untuk melakukan olahraga pada malam hari dan bagaimana caranya agar tetap mendapatkan manfaat bagi tubuh tanpa mengganggu kesehatan?
Perawat Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI) Dr Ners Dikha Ayu Kurnia, M. Kep., Spesialis Keperawatan Medikal Bedah dalam gelar wicara yang disiarkan secara daring dari studio RS UI Depok, mengatakan olah raga malam bisa dilakukan oleh lansia, asalkan memperhatikan intensitas dan jeda olah raga, serta sesuaikan olah raga dengan hasil pengecekan riwayat kesehatan oleh dokter.
"Hindari olah raga dengan intensitas tinggi terlalu dekat dengan waktu tidur,. Sebab olah raga berat seperti ini dapat meningkatkan detak jantung dan suhu tubuh, sehingga dapat mengganggu kualitas tidur," ujar Dikha.
Kedua, beri jeda waktu antara olahraga dan tidur. Idealnya, beri waktu setidaknya 1-2 jam setelah olahraga sebelum tidur. Kemudian jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum berolah raga di malam hari.
Pilihlah jenis olah raga yang aman dan bermanfaat untuk lansia seperti senam aerobik ringan. Olah raga aerobik ringan dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Lakukan olah raga tersebut dengan intensitas sedang dan jangan terlalu memaksakan diri, terutama jika baru mulai berolah raga. Jika merasa tidak nyaman atau mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau pusing segera dihentikan dan lakukan istirahat.(*)
Apakah aman bagi lansia untuk melakukan olahraga pada malam hari dan bagaimana caranya agar tetap mendapatkan manfaat bagi tubuh tanpa mengganggu kesehatan?
Perawat Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI) Dr Ners Dikha Ayu Kurnia, M. Kep., Spesialis Keperawatan Medikal Bedah dalam gelar wicara yang disiarkan secara daring dari studio RS UI Depok, mengatakan olah raga malam bisa dilakukan oleh lansia, asalkan memperhatikan intensitas dan jeda olah raga, serta sesuaikan olah raga dengan hasil pengecekan riwayat kesehatan oleh dokter.
"Hindari olah raga dengan intensitas tinggi terlalu dekat dengan waktu tidur,. Sebab olah raga berat seperti ini dapat meningkatkan detak jantung dan suhu tubuh, sehingga dapat mengganggu kualitas tidur," ujar Dikha.
Kedua, beri jeda waktu antara olahraga dan tidur. Idealnya, beri waktu setidaknya 1-2 jam setelah olahraga sebelum tidur. Kemudian jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum berolah raga di malam hari.
Pilihlah jenis olah raga yang aman dan bermanfaat untuk lansia seperti senam aerobik ringan. Olah raga aerobik ringan dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Lakukan olah raga tersebut dengan intensitas sedang dan jangan terlalu memaksakan diri, terutama jika baru mulai berolah raga. Jika merasa tidak nyaman atau mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau pusing segera dihentikan dan lakukan istirahat.(*)
(lam)