Boleh Nggak Sih Motor Yamaha Pakai Oli AHM? Begini Jawabannya!
Haris budiman
Rabu, 19 Februari 2025 - 21:58 WIB
Ilustrasi menggunakan oli AHM di motor Yamaha
LANGIT7.ID -Bagi pemilik sepeda motor, melakukan perawatan berkala dan mengganti oli sudah menjadi salah satu rutinitas yang wajib dilakukan.
Untuk servis berkala sepeda motor, mungkin bisa dilakukan setiap 2-3 bulan sekali atau jika motor sering digunakan, servis berkala bisa dilakukan tiap melakukan trip sejauh 3000-4000 kilometer bahkan bisa melebihi batas tersebut jika dirasa motor masih nyaman dikendarai.
Namun, untuk penggantian oli mesinnya harus dilakukan lebih rutin tiap motor menempuh jarak 2000-3000 kilometer. Jika motor jarang digunakan, penggantian oli ini bisa dilakukan tiap 3 bulan sekali.
Karena, oli juga memiliki usia pakai yang nantinya akan menurunkan kualitas oli meskipun, oli tidak digunakan untuk melumasi mesin karena motor tidak dikendarai.
Saat melakukan penggantian oli mesin, pemilik sepeda motor bebas memilih merek oli yang saat ini sudah banyak sekali beredar di pasaran dengan kualitas dan harga yang bervariatif.
Karena banyaknya merk oli yang beredar ini, banyak pemilik sepeda motor yang bertanya, apakah bisa mengganti oli genuine part yang berbeda dari merek sepeda motornya.
Contohnya, sepeda motor Yamaha yang diganti menggunakan oli AHM atau oli genuine parts lain dari Suzuki dengan merek Ecstar.
Untuk servis berkala sepeda motor, mungkin bisa dilakukan setiap 2-3 bulan sekali atau jika motor sering digunakan, servis berkala bisa dilakukan tiap melakukan trip sejauh 3000-4000 kilometer bahkan bisa melebihi batas tersebut jika dirasa motor masih nyaman dikendarai.
Namun, untuk penggantian oli mesinnya harus dilakukan lebih rutin tiap motor menempuh jarak 2000-3000 kilometer. Jika motor jarang digunakan, penggantian oli ini bisa dilakukan tiap 3 bulan sekali.
Karena, oli juga memiliki usia pakai yang nantinya akan menurunkan kualitas oli meskipun, oli tidak digunakan untuk melumasi mesin karena motor tidak dikendarai.
Saat melakukan penggantian oli mesin, pemilik sepeda motor bebas memilih merek oli yang saat ini sudah banyak sekali beredar di pasaran dengan kualitas dan harga yang bervariatif.
Karena banyaknya merk oli yang beredar ini, banyak pemilik sepeda motor yang bertanya, apakah bisa mengganti oli genuine part yang berbeda dari merek sepeda motornya.
Contohnya, sepeda motor Yamaha yang diganti menggunakan oli AHM atau oli genuine parts lain dari Suzuki dengan merek Ecstar.