Usung HEPA, Naik Pesawat Kini Lebih Aman dari Covid-19
Muhammad rifai akif
Kamis, 23 September 2021 - 19:08 WIB
Petugas melakukan disinfeksi pada kabin pesawat terbang. Teknologi HEPA diklaim mampu membersihkan udara dalam kabin pesawat selama penerbangan Foto: Langit7.id/IStock
Bepergian dengan pesawat terbang sekarang lebih aman dari peluang paparan virus corona berkat pemanfaatan teknologi.
Pesawat Garuda Indonesia, khususnya, menggunakan teknologi HEPA (High-Efficiency Particulate Air) atau penyaringan partikel yang kuat.
Teknologi ini diklaim bisa menciptakan udara bersih dalam kabin pesawat, demikian Ade R Susardi selaku Direktur Layanan dan Niaga PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dalam webinar pada Kamis (23/9/2021).
Cara kerja HEPA adalah menghisap sebagian udara dalam kabin dan membuangnya ke luar. Sementa udara sisia dipompa melalui filter udara HEPA yang memungkinkan virus dan bakteri hilang.
"Setiap dua menit, udara dalam pesawat itu refresh, jadi lebih aman," kata Ade.
Selain itu, maskapai penerbangan juga tunduk kepada kebiasaan baru diatur sebagai syarat terbang yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI, di antaranya adalah vaksinasi dan bukti PCR antigen.
"Garuda Indonesia menjamin keamanan terbang mulai dari calon penumpang hendak naik pesawat harus memperlihatkan bukti vaksinasi, hasil tes PCR antigen dan juga scan aplikasi PeduliLindungi. Saat check in kami juga menerapkan protokol kesehatan ketat termasuk jaga jarak antrian dan penggunaan masker," kata Ade.
Pesawat Garuda Indonesia, khususnya, menggunakan teknologi HEPA (High-Efficiency Particulate Air) atau penyaringan partikel yang kuat.
Teknologi ini diklaim bisa menciptakan udara bersih dalam kabin pesawat, demikian Ade R Susardi selaku Direktur Layanan dan Niaga PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) dalam webinar pada Kamis (23/9/2021).
Cara kerja HEPA adalah menghisap sebagian udara dalam kabin dan membuangnya ke luar. Sementa udara sisia dipompa melalui filter udara HEPA yang memungkinkan virus dan bakteri hilang.
"Setiap dua menit, udara dalam pesawat itu refresh, jadi lebih aman," kata Ade.
Selain itu, maskapai penerbangan juga tunduk kepada kebiasaan baru diatur sebagai syarat terbang yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI, di antaranya adalah vaksinasi dan bukti PCR antigen.
"Garuda Indonesia menjamin keamanan terbang mulai dari calon penumpang hendak naik pesawat harus memperlihatkan bukti vaksinasi, hasil tes PCR antigen dan juga scan aplikasi PeduliLindungi. Saat check in kami juga menerapkan protokol kesehatan ketat termasuk jaga jarak antrian dan penggunaan masker," kata Ade.