Israel Setuju Bebaskan 602 Tahanan Palestina, Hamas Lepaskan 6 Sandera pada Sabtu
Nabil
Sabtu, 22 Februari 2025 - 07:32 WIB
Israel Setuju Bebaskan 602 Tahanan Palestina, Hamas Lepaskan 6 Sandera pada Sabtu
LANGIT7.ID-Jakarta; Israel akan membebaskan 602 tahanan dari penjara pada hari Sabtu sebagai bagian dari pertukaran sandera dengan Hamas di tengah kesepakatan gencatan senjata Gaza yang sedang berlangsung, menurut kelompok advokasi Klub Tahanan Palestina.
Dari total tahanan yang akan dibebaskan, 445 orang merupakan warga Gaza yang ditangkap setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang memicu perang. Sementara itu, 60 orang sedang menjalani hukuman panjang, 50 orang menjalani hukuman seumur hidup, dan 47 orang ditangkap kembali setelah pertukaran tahanan pada tahun 2011, kata juru bicara LSM tersebut.
Juru bicara tersebut menambahkan bahwa 108 tahanan yang akan dibebaskan pada hari Sabtu akan dideportasi ke luar Israel dan wilayah Palestina.
Sebelumnya pada hari Jumat, sayap bersenjata Hamas menyatakan akan membebaskan sandera Israel yakni Eliya Cohen, Omer Shem Tov, Tal Shoham, Omer Wenkert, Hisham al-Sayed dan Avera Mengisto pada hari Sabtu.
Hisham al-Sayed dan Avera Mengisto adalah warga sipil yang memasuki Gaza satu dekade lalu dan ditahan di sana sejak saat itu.
Dari total tahanan yang akan dibebaskan, 445 orang merupakan warga Gaza yang ditangkap setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang memicu perang. Sementara itu, 60 orang sedang menjalani hukuman panjang, 50 orang menjalani hukuman seumur hidup, dan 47 orang ditangkap kembali setelah pertukaran tahanan pada tahun 2011, kata juru bicara LSM tersebut.
Juru bicara tersebut menambahkan bahwa 108 tahanan yang akan dibebaskan pada hari Sabtu akan dideportasi ke luar Israel dan wilayah Palestina.
Sebelumnya pada hari Jumat, sayap bersenjata Hamas menyatakan akan membebaskan sandera Israel yakni Eliya Cohen, Omer Shem Tov, Tal Shoham, Omer Wenkert, Hisham al-Sayed dan Avera Mengisto pada hari Sabtu.
Hisham al-Sayed dan Avera Mengisto adalah warga sipil yang memasuki Gaza satu dekade lalu dan ditahan di sana sejak saat itu.
(lam)