Indonesia-Iran Perkuat Diplomasi Budaya Melalui Festival Film Bersama di Tahun 2025
Tim langit 7
Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:52 WIB
Indonesia-Iran Perkuat Diplomasi Budaya Melalui Festival Film Bersama di Tahun 2025
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menggelar Festival Film Iran & Indonesia Movie Week 2025. Festival film yang diselenggarakan ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara.
"Ini sebuah pencapaian yang mencerminkan komitmen jangka panjang kedua negara kita dalam kerja sama, saling menghormati, dan pertukaran budaya," ujar Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dalam sambutannya, dikutip Sabtu (22/2/2025).
Beliau juga menjelaskan bahwa hubungan budaya Indonesia-Iran telah terjalin sejak abad ke-17, di mana pengaruh sastra, filsafat, dan keilmuan Persia telah memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk tradisi seni dan sastra Nusantara.
"Film dapat menjadi media diplomasi budaya yang sangat kuat dan memungkinkan kita untuk saling berbagi narasi sejarah, mengekspresikan identitas, serta membangun jembatan dan mendekatkan masyarakat dari berbagai latar belakang," jelasnya.
Pertumbuhan Industri Film Indonesia yang Mengesankan
Industri perfilman Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih lebih dari 81 juta penonton pada tahun lalu. Pencapaian ini menjadi indikator positif bagi perkembangan ekosistem perfilman nasional, baik dari segi budaya maupun ekonomi. Proyeksi pertumbuhan industri film nasional pada tahun 2027 diperkirakan mencapai 6,13% per tahun dengan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 156 triliun rupiah.
"Ini sebuah pencapaian yang mencerminkan komitmen jangka panjang kedua negara kita dalam kerja sama, saling menghormati, dan pertukaran budaya," ujar Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dalam sambutannya, dikutip Sabtu (22/2/2025).
Beliau juga menjelaskan bahwa hubungan budaya Indonesia-Iran telah terjalin sejak abad ke-17, di mana pengaruh sastra, filsafat, dan keilmuan Persia telah memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk tradisi seni dan sastra Nusantara.
"Film dapat menjadi media diplomasi budaya yang sangat kuat dan memungkinkan kita untuk saling berbagi narasi sejarah, mengekspresikan identitas, serta membangun jembatan dan mendekatkan masyarakat dari berbagai latar belakang," jelasnya.
Pertumbuhan Industri Film Indonesia yang Mengesankan
Industri perfilman Indonesia mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih lebih dari 81 juta penonton pada tahun lalu. Pencapaian ini menjadi indikator positif bagi perkembangan ekosistem perfilman nasional, baik dari segi budaya maupun ekonomi. Proyeksi pertumbuhan industri film nasional pada tahun 2027 diperkirakan mencapai 6,13% per tahun dengan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 156 triliun rupiah.