Al-Quran Meluruskan Taurat yang Menuduh Nabi Luth Berzina dengan Putrinya
Miftah yusufpati
Senin, 24 Februari 2025 - 05:15 WIB
Banyak ajaran Taurat tentang kisah Nabi Luth yang dikoreksi Al-Quran. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Luth adalah salah seorang Nabi dan Rasul Allah yang menghadapi suatu kaum yang berhati dan bertabiat keras. Mereka memiliki penyimpangan akidah sekaligus penyimpangan perilaku seksual. Penyimpangan mereka termasuk suatu keanehan dalam sejarah manusia.
Hakim meriwayatkan dalam Mustadrak Alas Shahihain dari Ibnu Abbas berkata, "Manakala utusan-utusan Allah datang kepada Luth, Luth mengira mereka adalah para tamu yang menemuinya. Maka Luth meminta mereka untuk mendekat dan mereka duduk di dekatnya.
Luth menghadirkan tiga orang putrinya. Luth menyuruh putri-putrinya agar duduk di antara para tamu dan kaumnya. Maka kaumnya datang dengan tergopoh-gopoh. Ketika Luth melihat mereka, dia berkata, 'Inilah putri-putriku. Mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan namaku terhadap tamuku ini." (QS. Hud: 78).
Kaumnya menjawab, "Bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap putri-putrimu dan sesungguhnya kamu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki." (QS. Hud: 79).
Luth berkata, "Seandainya aku mempunyai kekuatan untuk menolakmu atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat, tentulah aku lakukan." (QS. Hud: 80)
Baca juga: Azab yang Ditimpakan Allah pada Kaum Luth: Terkena Hantaman Meteor?
Lalu Jibril menengok kepadanya dan berkata, "Sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan mampu mengganggumu." (QS. Hud: 81).
Hakim meriwayatkan dalam Mustadrak Alas Shahihain dari Ibnu Abbas berkata, "Manakala utusan-utusan Allah datang kepada Luth, Luth mengira mereka adalah para tamu yang menemuinya. Maka Luth meminta mereka untuk mendekat dan mereka duduk di dekatnya.
Luth menghadirkan tiga orang putrinya. Luth menyuruh putri-putrinya agar duduk di antara para tamu dan kaumnya. Maka kaumnya datang dengan tergopoh-gopoh. Ketika Luth melihat mereka, dia berkata, 'Inilah putri-putriku. Mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan namaku terhadap tamuku ini." (QS. Hud: 78).
Kaumnya menjawab, "Bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap putri-putrimu dan sesungguhnya kamu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki." (QS. Hud: 79).
Luth berkata, "Seandainya aku mempunyai kekuatan untuk menolakmu atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat, tentulah aku lakukan." (QS. Hud: 80)
Baca juga: Azab yang Ditimpakan Allah pada Kaum Luth: Terkena Hantaman Meteor?
Lalu Jibril menengok kepadanya dan berkata, "Sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan mampu mengganggumu." (QS. Hud: 81).