home edukasi & pesantren

Hikmah Puasa Menurut Syaikh al-Jurjawi: Rahasia di Antara Hamba dengan Tuhannya

Rabu, 26 Februari 2025 - 17:57 WIB
Inti pendidikan Ilahi melalui ibadah puasa ialah penanaman dan pengukuhan kesadaran yang sedalam-dalamnya akan ke-MahaHadir-an Tuhan. Ilustrasi: Ist.
LANGIT7.ID--Tokoh pemikir Islam di Zaman Modern dari Mesir, Syaikh Ali Ahmad al-Jurjawi dalam kitabnya berjudul "Hikmat al-Tasyri' wa Falsafatuhu" menyebutkan dalam uraiannya tentang hikmah puasa, antara lain ia katakan:

Puasa adalah sebagian dari sepenting-penting syar'i (manifestasi religiositas) dan seagung-agung kurban (amalan mendekatkan diri kepada Tuhan).

Bagaimana tidak, padahal puasa itu adalah rahasia antara seorang hamba dan Tuhannya, yang tidak termasuki oleh sikap pamrih.

Seseorang (yang berpuasa) menahan dirinya dari syahwatnya dan kesenangannya sebulan penuh, yang di balik itu ia tidak mengharapkan apa apa kecuali Wajah Allah Ta'ala. Tidak ada pengawas atas dirinya selain Dia. Maka hamba itu mengetahui bahwa Allah mengawasinya dalam kerahasiaan (privacy)-nya dan dalam keterbukaan - (publicity)-nya.

Maka ia pun merasa malu kepada Tuhan Yang Maha Agung itu untuk melanggar larangan-larangan-Nya, dengan mengakui dosa, kezaliman, dan pelanggaran larangan (yang pernah ia lakukan).

Ia merasa malu kepada Allah jika tampak oleh-Nya, bahwa ia mengenakan baju kecurangan, penipuan dan kebohongan. Oleh karena itu ia tidak berpura-pura, tidak mencari muka, dan tidak pula bersikap mendua (munafik).

Ia tidak menyembunyikan persaksian kebenaran karena takut kekuasaan seorang pemimpin atau pembesar.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya