PertaLife Insurance Kembangkan Program CSR Eco Enzyme untuk Pemberdayaan Petani Bali
Nabil
Jum'at, 28 Februari 2025 - 14:14 WIB
PertaLife Insurance Kembangkan Program CSR Eco Enzyme untuk Pemberdayaan Petani Bali
LANGIT7.ID-Jakarta;PT Perta Life Insurance (PertaLife Insurance) menunjukkan komitmen nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) inovatif bertajuk "Mengubah Sampah Menjadi Berkah". Program yang dilaksanakan di Banjar Kulibul Kangin, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali ini menerapkan konsep Eco Enzyme untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk alami yang bermanfaat bagi sektor pertanian lokal.
Program ini hadir sebagai respons terhadap fenomena alih fungsi lahan pertanian di Bali yang semakin meningkat. Banyak petani yang enggan mengolah lahan mereka akibat tingginya biaya input pertanian serta menurunnya harga jual hasil pertanian. Melalui inisiatif Eco Enzyme, PertaLife Insurance berupaya mendorong para petani untuk mengoptimalkan kembali penggunaan lahan pertanian mereka serta meningkatkan hasil produksi yang ramah lingkungan.
Ratih Triutami Wijayanti, Department Head Corporate Communication PertaLife Insurance, menjelaskan bahwa program CSR Eco Enzyme merupakan awal dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya di Bali, tetapi juga di berbagai daerah lainnya di Indonesia. "Program ini diharapkan dapat memberikan solusi dengan mendorong para petani untuk mengoptimalkan kembali penggunaan lahan pertanian mereka serta meningkatkan hasil produksi yang ramah lingkungan," ujar Ratih dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025).
Manfaat Ganda Eco Enzyme untuk Lingkungan dan Ekonomi
Konsep Eco Enzyme yang diterapkan oleh PertaLife Insurance menawarkan manfaat ganda, baik bagi lingkungan maupun ekonomi masyarakat lokal. Dengan memanfaatkan limbah rumah tangga dan organik lainnya, para petani Kabupaten Badung dapat mengurangi dampak lingkungan dari limbah yang tidak terkelola dengan baik sekaligus meningkatkan hasil dan kualitas produksi pertanian mereka.
Pengolahan limbah organik menjadi pupuk alami ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan tetapi juga menekan biaya produksi pertanian karena petani tidak perlu lagi membeli pupuk kimia yang harganya cenderung mahal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan mendorong keberlanjutan usaha pertanian di Bali.
Program inovatif ini selaras dengan visi PertaLife Insurance yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Melalui pendekatan yang holistik, perusahaan berupaya menciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Program ini hadir sebagai respons terhadap fenomena alih fungsi lahan pertanian di Bali yang semakin meningkat. Banyak petani yang enggan mengolah lahan mereka akibat tingginya biaya input pertanian serta menurunnya harga jual hasil pertanian. Melalui inisiatif Eco Enzyme, PertaLife Insurance berupaya mendorong para petani untuk mengoptimalkan kembali penggunaan lahan pertanian mereka serta meningkatkan hasil produksi yang ramah lingkungan.
Ratih Triutami Wijayanti, Department Head Corporate Communication PertaLife Insurance, menjelaskan bahwa program CSR Eco Enzyme merupakan awal dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya di Bali, tetapi juga di berbagai daerah lainnya di Indonesia. "Program ini diharapkan dapat memberikan solusi dengan mendorong para petani untuk mengoptimalkan kembali penggunaan lahan pertanian mereka serta meningkatkan hasil produksi yang ramah lingkungan," ujar Ratih dalam keterangannya, Jumat (28/2/2025).
Manfaat Ganda Eco Enzyme untuk Lingkungan dan Ekonomi
Konsep Eco Enzyme yang diterapkan oleh PertaLife Insurance menawarkan manfaat ganda, baik bagi lingkungan maupun ekonomi masyarakat lokal. Dengan memanfaatkan limbah rumah tangga dan organik lainnya, para petani Kabupaten Badung dapat mengurangi dampak lingkungan dari limbah yang tidak terkelola dengan baik sekaligus meningkatkan hasil dan kualitas produksi pertanian mereka.
Pengolahan limbah organik menjadi pupuk alami ini tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan tetapi juga menekan biaya produksi pertanian karena petani tidak perlu lagi membeli pupuk kimia yang harganya cenderung mahal. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan mendorong keberlanjutan usaha pertanian di Bali.
Program inovatif ini selaras dengan visi PertaLife Insurance yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki perhatian besar terhadap isu-isu sosial dan lingkungan. Melalui pendekatan yang holistik, perusahaan berupaya menciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.