6 Sifat Kepemimpinan Shalahuddin Al-Ayyubi yang Patut Diteladani
Haris budiman
Sabtu, 01 Maret 2025 - 11:27 WIB
Shalahuddin Al-ayyubi, tokoh muslim yang bisa menjadi panutan. (Istimewa)
LANGIT7.ID-Islam pernah memiliki tokoh perjuangan pada sosok Shalahuddin Al-Ayyubi. Sebagai tokokh perjuangan yang berhasil membawa kembali Baitul Maqdis ke pangkuan Islam pada 1187, Shalahuddin memiliki sifat-sifat terpuji.
Sifat-sifat tersebutlah yang membuat teladan kepemimpinannya patut ditiru sampai hari ini. Tokoh yang gagah berani, tapi berintegritas.
Apa saja sifat Shalahuddin Al-Ayyubi yang bisa diteladani? Dikutip dari mahadalyjakarta.com, berikut uraiannya:
1. Taat kepada agama (spiritulitas)
Tentang ketataan kepada agama atau memiliki spiritulitas tinggi dikisahkan orang yang pernah hidup dengannya, yaitu Al-Qadhi Bahauddin yang dikenal dengan Ibnu Syaddad. Dalam kitab Sirah Shalahuddin dikisahkan begini:
“Shalahuddin berakidah baik dan banyak berdzikir kepada Allah Ta’ala. Dia mengambil akidah ini dengan belajar kepada para ulama senior dan ahli fikih, misalnya Syaikh Quthnuddin An-Naisaburi menyusun untuknya informasi komprehensif mengenai pokok-pokok akidah.
Dia sangat peduli untuk mengajarkan akidah ini kepada anak-anaknya yang masih kecil agar mereka menghafalnya sejak kecil. Saya melihatnya ketika sedang mengajari mereka. Mereka membacakan teks akidah itu dihadapannya.
Sifat-sifat tersebutlah yang membuat teladan kepemimpinannya patut ditiru sampai hari ini. Tokoh yang gagah berani, tapi berintegritas.
Apa saja sifat Shalahuddin Al-Ayyubi yang bisa diteladani? Dikutip dari mahadalyjakarta.com, berikut uraiannya:
1. Taat kepada agama (spiritulitas)
Tentang ketataan kepada agama atau memiliki spiritulitas tinggi dikisahkan orang yang pernah hidup dengannya, yaitu Al-Qadhi Bahauddin yang dikenal dengan Ibnu Syaddad. Dalam kitab Sirah Shalahuddin dikisahkan begini:
“Shalahuddin berakidah baik dan banyak berdzikir kepada Allah Ta’ala. Dia mengambil akidah ini dengan belajar kepada para ulama senior dan ahli fikih, misalnya Syaikh Quthnuddin An-Naisaburi menyusun untuknya informasi komprehensif mengenai pokok-pokok akidah.
Dia sangat peduli untuk mengajarkan akidah ini kepada anak-anaknya yang masih kecil agar mereka menghafalnya sejak kecil. Saya melihatnya ketika sedang mengajari mereka. Mereka membacakan teks akidah itu dihadapannya.