home sports

Alex Pastoor Kejutkan Publik Sepakbola: Gunakan Bahasa Indonesia untuk Ucapkan Selamat Ramadan ke Seluruh Muslim Tanah Air

Sabtu, 01 Maret 2025 - 12:58 WIB
Alex Pastoor Kejutkan Publik Sepakbola: Gunakan Bahasa Indonesia untuk Ucapkan Selamat Ramadan ke Seluruh Muslim Tanah Air
LANGIT7.ID-Jakarta;Memasuki bulan suci Ramadan 1445 H, asisten pelatih timnas Indonesia, Alex Pastoor, menunjukkan kepeduliannya terhadap umat Muslim Indonesia. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (28/2), pelatih asal Belanda tersebut menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa dengan menggunakan Bahasa Indonesia.

Gesture sederhana namun bermakna ini menjadi sorotan publik, terutama karena Pastoor memilih menulis dalam bahasa lokal, bukan bahasa Inggris atau bahasa Belanda yang menjadi bahasa aslinya. "Semoga Ramadan Penuh Berkah untuk Anda!" tulis Pastoor dalam unggahan tersebut, dikutip Sabtu (1/3/2025).

Meskipun baru bergabung dengan timnas Indonesia sejak 8 Januari 2025, Pastoor tampaknya cepat memahami pentingnya momen Ramadan bagi mayoritas penduduk Indonesia. Ucapan yang disampaikan oleh asisten Patrick Kluivert ini merefleksikan upayanya untuk menjalin kedekatan dengan masyarakat sepakbola Indonesia.

Sebagai bagian dari trio pelatih Belanda yang kini menangani timnas Indonesia, Pastoor bersama Kluivert dan Denny Landzaat sedang giat mempersiapkan skuad Garuda menghadapi pertandingan krusial lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada bulan Maret ini. Di tengah kesibukan pemantauan pemain, Pastoor masih meluangkan waktu untuk menghormati momen penting dalam kehidupan beragama di Indonesia.

Unggahan tersebut menambah daftar upaya positif yang dilakukan jajaran pelatih timnas dalam beradaptasi dengan budaya lokal. Sebagaimana diketahui, Alex Pastoor bekerja bersama Denny Landzaat untuk membantu Patrick Kluivert yang ditunjuk sebagai pelatih kepala timnas Indonesia awal tahun ini.

Perhatian terhadap nilai-nilai lokal dan sensitivitas budaya yang ditunjukkan Pastoor diharapkan dapat memperkuat hubungan antara tim pelatih dengan para pemain dan suporter. Hal ini menjadi modal penting dalam membangun atmosfer positif di dalam skuad yang sedang dalam proses transformasi menuju prestasi yang lebih baik di kancah internasional.
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya