Kemenekraf dan Bukalapak Kolaborasi Kembangkan Industri Gaming
Tim langit 7
Selasa, 04 Maret 2025 - 22:00 WIB
Kementerian Ekonomi Kreatif dan Bukalapak berkolaborasi mengembangkan ekosistem digital, terutama di sektor gaming.
Kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam mengembangkan ekonomi kreatif sangat diperlukan. Seperti halnya penjajakan kerjasama Kementerian Ekonomi Kreatif dan Bukalapak dalam mengembangkan ekosistem digital, terutama di sektor gaming.
Rencana kerjasama tersebut mencuat saat Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menerima kunjungan perwakilan Bukalapak di Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (4/3/2025).
Pertemuan ini membahas potensi kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri dalam ekosistem digital, terutama di sektor gaming, yang memiliki peluang sangat besar terhadap ekonomi kreatif.
Dalam diskusi tersebut, Irene menyoroti pentingnya aktivasi offline melalui program Mitra Bukalapak untuk meningkatkan brand awareness industri gaming. Menurutnya, konsep ini dapat membantu memperluas jangkauan industri gaming ke masyarakat melalui distribusi gift card fisik dan aset pengembang gim di toko-toko mitra Bukalapak.
Baca juga:Edukasi Masyarakat tentang Industri Kimia yang Aman, MCCI Gelar Open House dan Plant Tour
Irene juga mengangkat isu sistem pembayaran yang kerap menjadi tantangan dalam berbagai platform gaming. Dia menekankan perlunya evaluasi kebijakan yang ada agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Dalam hal ini, Bukalapak diharapkan dapat menyediakan data yang relevan guna mendukung kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Perlunya evaluasi kebijakan dalam sistem pembayaran dalam gim yang ada saat ini, agar Kementerian Ekonomi Kreatif dapat membantu industri digital, khususnya gaming di Indonesia, agar dapat bersaing di tingkat global. Kami juga berkomitmen untuk terus memberikan dukungan, salah satunya melalui pengadaan gaming corner di ruang-ruang publik,” ujar Irene.
Rencana kerjasama tersebut mencuat saat Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menerima kunjungan perwakilan Bukalapak di Menara Merdeka, Jakarta, Selasa (4/3/2025).
Pertemuan ini membahas potensi kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri dalam ekosistem digital, terutama di sektor gaming, yang memiliki peluang sangat besar terhadap ekonomi kreatif.
Dalam diskusi tersebut, Irene menyoroti pentingnya aktivasi offline melalui program Mitra Bukalapak untuk meningkatkan brand awareness industri gaming. Menurutnya, konsep ini dapat membantu memperluas jangkauan industri gaming ke masyarakat melalui distribusi gift card fisik dan aset pengembang gim di toko-toko mitra Bukalapak.
Baca juga:Edukasi Masyarakat tentang Industri Kimia yang Aman, MCCI Gelar Open House dan Plant Tour
Irene juga mengangkat isu sistem pembayaran yang kerap menjadi tantangan dalam berbagai platform gaming. Dia menekankan perlunya evaluasi kebijakan yang ada agar lebih sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Dalam hal ini, Bukalapak diharapkan dapat menyediakan data yang relevan guna mendukung kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Perlunya evaluasi kebijakan dalam sistem pembayaran dalam gim yang ada saat ini, agar Kementerian Ekonomi Kreatif dapat membantu industri digital, khususnya gaming di Indonesia, agar dapat bersaing di tingkat global. Kami juga berkomitmen untuk terus memberikan dukungan, salah satunya melalui pengadaan gaming corner di ruang-ruang publik,” ujar Irene.