Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 01 September 2026
home global news detail berita

Fadli Zon Ungkap Jejak Budaya Jawa di Suriname, Indonesia Siapkan Kerja Sama Warisan Budaya

tim langit 7 Selasa, 01 September 2026 - 07:25 WIB
Fadli Zon Ungkap Jejak Budaya Jawa di Suriname, Indonesia Siapkan Kerja Sama Warisan Budaya
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima Penasihat Negara untuk Presiden Republik Suriname, Paul Somohardjo, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan kebudayaan Indonesia dan Suriname, khususnya melalui jejak budaya Jawa yang hingga kini masih hidup dan berkembang di tengah masyarakat Suriname.

Menbud Fadli Zon mengatakan Indonesia dan Suriname memiliki hubungan yang telah terjalin panjang dan diperkuat oleh ikatan budaya, terutama budaya Jawa. Menurutnya, perjalanan sejarah telah membawa budaya Jawa berkembang di berbagai wilayah di luar Indonesia, termasuk Suriname, Belanda, hingga Cape Town, Afrika Selatan, sehingga keberadaan masyarakat keturunan Jawa di berbagai negara menjadi bagian penting dari jejaring kebudayaan Indonesia di dunia.

“Kita memiliki hubungan yang sudah lama terjalin dan memiliki ikatan budaya yang kuat, terutama budaya Jawa. Budaya Jawa telah berkembang di berbagai tempat dan menjadi bagian dari perjalanan sejarah kita. Karena itu, kita ingin menjembatani hubungan budaya Indonesia dan Suriname serta menjadikan kebudayaan sebagai bagian dari kontribusi Indonesia bagi peradaban dunia,” ungkap Menbud.

Beliau menuturkan, penguatan hubungan budaya Indonesia dan Suriname sejalan dengan amanat konstitusi Pasal 32 ayat (1) UUD 1945 untuk memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia. Menbud melihat keberadaan masyarakat keturunan Jawa di Suriname sebagai modal budaya yang dapat dikembangkan untuk memperkuat promosi kebudayaan Indonesia sekaligus menjaga kesinambungan hubungan historis kedua negara.

Kementerian Kebudayaan juga telah menjajaki berbagai peluang kerja sama dalam bentuk nominasi bersama (joint nomination) atau perluasan (extention nomination) daftar Warisan Budaya Takbenda sebagai bagian dari upaya memperkuat pelestarian dan promosi budaya yang memiliki keterkaitan antara Indonesia dan Suriname.

Sementara itu, Paul Somohardjo menyampaikan bahwa masyarakat keturunan Jawa di Suriname masih mempertahankan berbagai unsur budaya yang diwariskan oleh generasi sebelumnya. Bahasa dan aksara Jawa, adat istiadat, ritual, serta berbagai tradisi kejawen masih dikenal dan dipelajari sebagai bagian dari identitas masyarakat keturunan Jawa di Suriname.

Paul menilai pelestarian budaya perlu dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda tetap mengenal akar budayanya. Hal tersebut dapat dicapai, salah satunya melalui penguatan hubungan diplomatik antara Indonesia-Suriname guna mempromosikan dan melestarikan kebudayaan kedua negara, khususnya budaya Jawa.

“Budaya harus dipelajari dan dilestarikan karena kalau tidak, budaya itu bisa punah dan hilang. Kita harus menjaga budaya Jawa karena itu adalah akar dan asal-usul kita. Jangan sampai orang Jawa melupakan identitasnya, dan kita harus bangga terhadap budaya yang kita miliki,” ungkap Paul.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Kedutaan Besar Republik Suriname untuk Indonesia, Nicol W. Colli. Turut hadir mendampingi Menteri Kebudayaan, Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retnoastuti; Staf Ahli Menteri bidang Hubungan Antar Lembaga, Ismunandar; serta Dewan Penasihat Menteri bidang Pengembangan Strategis dan Optimalisasi Pengelolaan Museum, Putu Supadma Rudana.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Kebudayaan memperluas diplomasi budaya Indonesia melalui hubungan historis dan jejaring masyarakat keturunan Jawa di berbagai negara, salah satunya di Suriname. Ke depan, kerja sama antar negara, pemerintah, dan berbagai komunitas budaya diharapkan dapat memperkuat pelestarian sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 01 September 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan