LANGIT7.ID-JAKARTA; Kementerian Kebudayaan secara resmi menyambut kedatangan 289 peserta Magang Nasional (Magang Hub) Kementerian Ketenagakerjaan 2026
Batch I yang diterima langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan RI, Bambang Wibawarta. Acara penyambutan dan orientasi perdana ini bertempat di Plaza Insan Berprestasi, Lantai 1 Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Senayan, Jakarta.
Program magang ini merupakan pelatihan kerja berbasis penempatan pada bidang industri atau instansi pemerintah yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan, dirancang khusus untuk menjembatani talenta muda langsung ke dunia kerja modern dan mencetak tenaga kerja siap pakai. Program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk mendapatkan pengalaman kerja sekaligus mendukung perluasan kesempatan kerja di berbagai sektor industri.
“Pemagangan
Batch 1 Tahun 2026 merupakan keikutsertaan Kementerian Kebudayaan yang ketiga kali, dengan jumlah pendaftar sebanyak 1.848 dan kuota peserta magang terseleksi 300 orang pada jabatan penata layanan operasional. Para peserta ditempatkan pada 28 unit organisasi, yaitu unit organisasi pusat dan UPT di Jakarta,” ungkap Soraya, Plh Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia, saat mengawali rangkaian kegiatan. Jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 75 orang.
Program Magang Hub Kemnaker 2026
Batch 1 merupakan program pemagangan bagi
fresh graduate lulusan S1. Periode pelaksanaan magang berlangsung dari tanggal 10 Agustus 2026 sampai dengan 10 Februari 2027 dengan kriteria seleksi: yang pertama, kualifikasi pendidikan sesuai kebutuhan organisasi; yang kedua, domisili diutamakan di Pulau Jawa; dan yang ketiga, IPK di atas 3,3.
Dalam sambutannya, Sekjen Bambang Wibawarta mengatakan, “Kebudayaan itu bukan hanya seni, bukan hanya pertunjukan, bukan hanya museum atau cagar budaya. Kebudayaan ini menyangkut jati diri bangsa, sejarah, dan warisan budaya, kepercayaan, dan juga masyarakat adat. Ada juga bahasa, tradisi, film, musik, dan seni, ada juga diplomasi dan promosi budaya, pengembangan sumber daya manusia budaya, ada juga budaya digital, hingga bagaimana kekayaan budaya dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Pada akhirnya kebudayaan berbicara tentang sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan kita, tentang siapa kita yang sebenarnya.”
Pembukaan Program Magang Hub Kemenaker 2026 Batch I turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra; Staf Khusus Menteri Bidang Media Komunikasi Publik, Muhammad Asrian Mirza; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik, Ridwan; Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Lita Rahmiati; Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Judi Wahjudin; Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Andi Syamsul Rijal; beserta jajaran Kementerian Kebudayaan.
Kehadiran peserta magang pada Kementerian Kebudayaan diharapkan bukan hanya sebagai tenaga administratif tambahan, melainkan memberikan jawaban atas persoalan dan pekerjaan nyata. Untuk mendukung upaya tersebut, para peserta magang akan diberikan ruang untuk berinovasi. Keterlibatan generasi muda diharapkan tidak hanya sekadar belajar teori, melainkan menjadi bagian aktif dari ekosistem kerja kementerian.
(lam)