home masjid

Tidurnya Orang Berpuasa Termasuk Ibadah, Berikut Penjelasannya

Kamis, 06 Maret 2025 - 06:20 WIB
ilustrasi
Ada satu hadits yang populer di kalangan umat Islam yang berisi tentang ungkapan bahwa tidurnya orang berpuasa adalah ibadah.

Hadits itu digunakan sebagai dalih pembenaran untuk bermalas-malasan dan banyak tidur ketika sedang berpuasa. Hadits tersebut adalah:

نَوْمُ الصَّائِمِ عِبَادَةٌ وَصُمْتُهُ تَسْبِيْحٌ وَعَمَلُهُ مُضَاعَفٌ وَدُعَاؤُهُ مُسْتَجَابٌ وَذَنْبُهُ مَغْفُوْرٌ

“Tidurnya orang puasa adalah ibadah, diamnya adalah tasbih, amal ibadahnya dilipatgandakan, doanya dikabulkan, dan dosanya diampuni.” (HR Baihaqi).

Melansir laman MUI, Imam al-Ghazali dalam magnum opusnya Ihya Ulumiddin, menjelaskan banyak orang Muslim salah kaprah memahami hadits tersebut. Menjadikan tidur seolah-olah sebagai ibadah dalam berpuasa. Padahal, salah satu adab dalam menjalankan puasa adalah tidak memperbanyak tidur pada saat siang hari (al-Ghazali, Ihya’ Ulumid Din, hal 246).

Benarkah tidurnya orang berpuasa itu ibadah? Apakah ada penjelasan lebih lanjut mengapa tidurnya orang puasa itu ibadah.

Baca juga:Berdoalah saat Berbuka Puasa, InsyaAllah Terkabul
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya