Fenomena Honda Freed: Ketika MPV yang Terlupakan Berubah Jadi Primadona
Tim langit 7
Jum'at, 07 Maret 2025 - 13:45 WIB
Fenomena Honda Freed: Ketika MPV yang Terlupakan Berubah Jadi Primadona
LANGIT7.ID-Jakarta;Honda Freed telah bertransformasi dari MPV yang ditinggalkan menjadi mobil idaman yang sulit ditemukan di 2025. MPV kompak dengan pintu geser ini sudah tidak diproduksi lagi untuk pasar Indonesia sejak 2017, namun fenomena uniknya justru semakin diminati setelah discontinue. Meski sudah bertahun-tahun absen dari daftar mobil baru, Freed masih menjadi incaran banyak keluarga Indonesia yang mendambakan MPV kompak dengan aksesibilitas pintu geser.
MPV legendaris ini memiliki beberapa varian tahun yang masih beredar di pasaran dengan kondisi dan harga yang bervariasi. Data dari berbagai situs marketplace mobil bekas per Maret 2025 menunjukkan Freed tahun 2012 menjadi salah satu incaran teratas. Dengan pajak aktif dan jarak tempuh sekitar 50.000 km, Freed 2012 masih menawarkan kondisi yang relatif prima. Sementara itu, Freed keluaran 2015 menjadi opsi bagi mereka yang menginginkan versi yang lebih fresh, meski dengan odometer yang sudah di atas 100.000 km. Untuk pilihan yang lebih terjangkau, Freed lansiran 2009 bisa menjadi alternatif meski dengan usia yang lebih tua.
Fenomena Freed ini memang mengundang tanya. Seperti yang diungkapkan Yusak Billy, Business Innovation & Sales Marketing Director PT Honda Prospect Motor, "Lucu memang ya konsumen Indonesia, dulu saat masih ada tidak dicari. Kini setelah tidak diproduksi banyak yang mencari," dikutip Jumat (7/3/2025).
Pernyataan ini menggambarkan paradoks pasar otomotif Indonesia, di mana apresiasi terhadap Freed justru muncul setelah kehadirannya menghilang dari dealer resmi.
Perjalanan Honda Freed di Indonesia: Dari Kejayaan hingga Perpisahan
Honda Freed pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2009 dan sempat meraih kesuksesan dengan penjualan belasan ribu unit setiap tahunnya. Puncak kejayaannya terjadi pada 2012 dengan total penjualan mencapai 19.811 unit. Namun, tren penjualan mulai menurun drastis pada tahun-tahun berikutnya.
Tahun 2016 menjadi titik balik bagi Freed di Indonesia, ketika penjualannya tidak mampu menembus angka 10.000 unit. Data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat Honda hanya mampu menjual 617 unit Freed pada tahun tersebut. Penurunan minat yang signifikan inilah yang akhirnya mendorong Honda untuk menghentikan produksi Freed di Indonesia pada tahun 2017.
MPV legendaris ini memiliki beberapa varian tahun yang masih beredar di pasaran dengan kondisi dan harga yang bervariasi. Data dari berbagai situs marketplace mobil bekas per Maret 2025 menunjukkan Freed tahun 2012 menjadi salah satu incaran teratas. Dengan pajak aktif dan jarak tempuh sekitar 50.000 km, Freed 2012 masih menawarkan kondisi yang relatif prima. Sementara itu, Freed keluaran 2015 menjadi opsi bagi mereka yang menginginkan versi yang lebih fresh, meski dengan odometer yang sudah di atas 100.000 km. Untuk pilihan yang lebih terjangkau, Freed lansiran 2009 bisa menjadi alternatif meski dengan usia yang lebih tua.
Fenomena Freed ini memang mengundang tanya. Seperti yang diungkapkan Yusak Billy, Business Innovation & Sales Marketing Director PT Honda Prospect Motor, "Lucu memang ya konsumen Indonesia, dulu saat masih ada tidak dicari. Kini setelah tidak diproduksi banyak yang mencari," dikutip Jumat (7/3/2025).
Pernyataan ini menggambarkan paradoks pasar otomotif Indonesia, di mana apresiasi terhadap Freed justru muncul setelah kehadirannya menghilang dari dealer resmi.
Perjalanan Honda Freed di Indonesia: Dari Kejayaan hingga Perpisahan
Honda Freed pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2009 dan sempat meraih kesuksesan dengan penjualan belasan ribu unit setiap tahunnya. Puncak kejayaannya terjadi pada 2012 dengan total penjualan mencapai 19.811 unit. Namun, tren penjualan mulai menurun drastis pada tahun-tahun berikutnya.
Tahun 2016 menjadi titik balik bagi Freed di Indonesia, ketika penjualannya tidak mampu menembus angka 10.000 unit. Data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat Honda hanya mampu menjual 617 unit Freed pada tahun tersebut. Penurunan minat yang signifikan inilah yang akhirnya mendorong Honda untuk menghentikan produksi Freed di Indonesia pada tahun 2017.