home lifestyle muslim

Dampak Pada Anak Jika Puasa Tanpa Sahur

Ahad, 09 Maret 2025 - 19:49 WIB
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Sejumlah dampak bisa terjadi pada anak yang menjalani puasa namun tidak sahur, salah satunya berisiko hipoglikemi. Hipoglikemi adalah gangguan yang terjadi ketika kadar gula di dalam darah berada di bawah kadar normal.

"Tidak sahur dapat menyebabkan kadar gula darah turun drastis, yang berpotensi mengakibatkan pusing, gemetar, lemas, bahkan pingsan," ujar Ahli gizi lulusan dari Universitas Hasanuddin (UNHAS) Dr. dr. Lucy Widasari, M.Si.

Dampak tidak sahur saat menjalani puasa juga bisa mempengaruhi daya ingat pada anak.

"Studi menunjukkan bahwa kurangnya asupan makanan di pagi hari dapat menurunkan performa akademik dan daya ingat pada anak," ujarnya.

Dia mengatakan dehidrasi juga bisa rentan terjadi jika anak tidak makan dan minum saat sahur, sehingga hal ini bisa menyebabkan sakit kepala, mulut kering, dan sulit berkonsentrasi, serta bisa berdampak mengalami perubahan mood yang buruk.

"Anak yang melewatkan sahur berisiko mengalami perubahan mood seperti mudah marah, gelisah, atau stres akibat kurangnya energi yang cukup untuk mengontrol emosi," ujarnya.

Lebih lanjut, menambahkan dampak yang terjadi pada anak jika tidak sahur bisa menyebabkan penurunan daya tahan dan kekuatan otot. Hal ini lantaran tubuh akan mulai menggunakan cadangan lemak dan protein (otot) sebagai sumber energi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya