Konferensi Internasional di Mekah Perkuat Persatuan Umat Islam Dunia
Tim langit 7
Senin, 10 Maret 2025 - 07:00 WIB
Lebih dari 90 negara mengikuti Konferensi Internasional Liga Muslim pada 6-7 Maret 2025 di Mekah, Arab Saudi.
Lebih dari 90 negara mengikuti Konferensi Internasional Liga Muslim pada 6-7 Maret 2025 di Makkah, Arab Saudi. Konferensi ini bertajuk "Membangun Jembatan Lintas Madzhab Islam Menuju Persatuan yang Efektif".
Mufti Agung Kerajaan Arab Saudi, Yang Mulia Sheikh Abdulaziz bin Abdullah Al Sheikh dalam sambutannya menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menjaga persatuan umat dan mengatasi tantangan yang dihadapi di masa akan datang.
"Tanggung jawab Anda sangat besar dalam mempertahankan kebijaksanaan yang menjaga persatuan Ummah," ujarnya.
Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa menegaskan bahwa perbedaan dan keragaman adalah bagian dari tradisi Islam yang telah ada selama berabad-abad.
Ia memperingatkan dampak negatif dari debat antar ajaran yang dapat merusak Islam dan umat Muslim.
"Setiap ajaran memiliki keunikan tersendiri, yang telah ditentukan oleh Allah, dan memiliki hak untuk hidup dengan martabat dalam Islam," tegasnya.
Baca juga: Hari Musik Nasional, Kemenekraf Dorong Ekosistem Musik Lebih Maju
Mufti Agung Kerajaan Arab Saudi, Yang Mulia Sheikh Abdulaziz bin Abdullah Al Sheikh dalam sambutannya menekankan pentingnya kebijaksanaan dalam menjaga persatuan umat dan mengatasi tantangan yang dihadapi di masa akan datang.
"Tanggung jawab Anda sangat besar dalam mempertahankan kebijaksanaan yang menjaga persatuan Ummah," ujarnya.
Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Muhammad bin Abdul Karim Al-Issa menegaskan bahwa perbedaan dan keragaman adalah bagian dari tradisi Islam yang telah ada selama berabad-abad.
Ia memperingatkan dampak negatif dari debat antar ajaran yang dapat merusak Islam dan umat Muslim.
"Setiap ajaran memiliki keunikan tersendiri, yang telah ditentukan oleh Allah, dan memiliki hak untuk hidup dengan martabat dalam Islam," tegasnya.
Baca juga: Hari Musik Nasional, Kemenekraf Dorong Ekosistem Musik Lebih Maju