Kajian Subuh di Masjid Al Ichsan, Dr Faishal Riza: Jangan Sepelekan Nyeri Dada Kiri, Bisa Jadi Penyakit Jantung
Tim langit 7
Senin, 10 Maret 2025 - 11:07 WIB
Dokter ahli kardiologi dari RS Siti Hajar Sidoarjo, dr M Faishal Riza, SpJP saat menjadi narasumber kajian subuh di Masjid Al Ichsan, Perumahan Gading Kirana Estate, Sidoarjo.
Penyakit jantung menjadi momok bagi semua orang. Biasanya penyakit ini tiba-tiba menyerang, karena kurangnya kepedulian mendeteksi tanda-tanda awalnya.
Padahal penyakit ini sudah memberikan sinyal pada tubuh ketika mengalami permasalahan. Namun terkadang dianggap sebagai suatu hal yang biasa.
Dokter ahli jantung dan pembuluh darah (kardiologi) dari RS Siti Hajar Sidoarjo, dr M Faishal Riza, SpJP mengatakan tanda penyakit jantung biasanya ada rasa nyeri di dada kiri. Juga sering kali mengalami sesak nafas atau ngos-ngosan saat berjalan, walau gejala ini bisa juga bukan karena jantung.
“Tapi yang pasti kalau sudah ada keturunan misalnya ayah atau ibu mengalami penyakit jantung atau meninggal mendadak, perlu diwaspadai. Jika sudah mulai ada rasa nyeri dan semakin lama nyeri itu semakin kuat, maka sesegera mungkin periksa,” katanya saat mengisi kajian subuh di Masjid Al Ichsan Perumahan Gading Kirana, Buduran, Sidoarjo, Minggu (9/3/2025).
Baca juga:6 Tips Aman Berpuasa Bagi Penderita Diabetes
Rasa nyeri itu, kata dr Faishal, biasanya menyerang dini hari, dan seringkali diabaikan menunggu hingga terbit matahari untuk ke rumah sakit. Padahal itu bisa memperparah kondisi pasien.
“Karena masih gelap, biasanya nunggu pagi baru ke rumah sakit. Padahal dari rentang waktu itu, banyak kemungkinan yang akan terjadi,” tuturnya.
Padahal penyakit ini sudah memberikan sinyal pada tubuh ketika mengalami permasalahan. Namun terkadang dianggap sebagai suatu hal yang biasa.
Dokter ahli jantung dan pembuluh darah (kardiologi) dari RS Siti Hajar Sidoarjo, dr M Faishal Riza, SpJP mengatakan tanda penyakit jantung biasanya ada rasa nyeri di dada kiri. Juga sering kali mengalami sesak nafas atau ngos-ngosan saat berjalan, walau gejala ini bisa juga bukan karena jantung.
“Tapi yang pasti kalau sudah ada keturunan misalnya ayah atau ibu mengalami penyakit jantung atau meninggal mendadak, perlu diwaspadai. Jika sudah mulai ada rasa nyeri dan semakin lama nyeri itu semakin kuat, maka sesegera mungkin periksa,” katanya saat mengisi kajian subuh di Masjid Al Ichsan Perumahan Gading Kirana, Buduran, Sidoarjo, Minggu (9/3/2025).
Baca juga:6 Tips Aman Berpuasa Bagi Penderita Diabetes
Rasa nyeri itu, kata dr Faishal, biasanya menyerang dini hari, dan seringkali diabaikan menunggu hingga terbit matahari untuk ke rumah sakit. Padahal itu bisa memperparah kondisi pasien.
“Karena masih gelap, biasanya nunggu pagi baru ke rumah sakit. Padahal dari rentang waktu itu, banyak kemungkinan yang akan terjadi,” tuturnya.