Hamas Kembali Tuntut Israel Tarik Pasukan dari Gaza Selatan
Nabil
Jum'at, 14 Maret 2025 - 06:25 WIB
Hamas Kembali Tuntut Israel Tarik Pasukan dari Gaza Selatan
LANGIT7.ID-Jakarta;Kelompok militan Hamas pada Kamis memperbarui tuntutan agar pasukan Israel menarik diri dari Gaza selatan, menuduh Israel berusaha melanggar ketentuan gencatan senjata dalam pembicaraan mengenai tahap berikutnya dari kesepakatan tersebut.
Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan kepada Media Internasional bahwa pasukan Israel seharusnya sudah menarik diri dari jalur tanah di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir berdasarkan fase pertama gencatan senjata yang dimulai pada 18 Januari.
Hamas menuduh Israel tetap mempertahankan pasukan di Koridor Philadelphi yang strategis. Israel bersikeras bahwa mereka perlu mempertahankan kendali atas koridor tersebut untuk mencegah penyelundupan senjata ke wilayah Palestina dari Mesir.
Qassem mengindikasikan bahwa koridor tersebut telah menjadi salah satu titik penghambat dalam pembicaraan yang dimediasi Qatar-AS di Doha mengenai fase berikutnya dari gencatan senjata.
"Laporan menunjukkan proposal baru sedang diajukan yang bertujuan mengelakkan kesepakatan Gaza," kata Qassem kepada Media Internasional.
"Pertemuan terus berlanjut dengan mediator di Doha. Kami berpegang pada apa yang telah disepakati dan untuk masuk ke fase kedua," tambahnya.
Namun dia menegaskan bahwa Israel juga harus memenuhi kewajibannya "menarik diri dari seluruh Jalur Gaza" dan "mulai penarikan dari Koridor Philadelphi" agar kesepakatan fase kedua untuk mengakhiri perang yang dimulai dengan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 bisa tercapai.
Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan kepada Media Internasional bahwa pasukan Israel seharusnya sudah menarik diri dari jalur tanah di sepanjang perbatasan Gaza-Mesir berdasarkan fase pertama gencatan senjata yang dimulai pada 18 Januari.
Hamas menuduh Israel tetap mempertahankan pasukan di Koridor Philadelphi yang strategis. Israel bersikeras bahwa mereka perlu mempertahankan kendali atas koridor tersebut untuk mencegah penyelundupan senjata ke wilayah Palestina dari Mesir.
Qassem mengindikasikan bahwa koridor tersebut telah menjadi salah satu titik penghambat dalam pembicaraan yang dimediasi Qatar-AS di Doha mengenai fase berikutnya dari gencatan senjata.
"Laporan menunjukkan proposal baru sedang diajukan yang bertujuan mengelakkan kesepakatan Gaza," kata Qassem kepada Media Internasional.
"Pertemuan terus berlanjut dengan mediator di Doha. Kami berpegang pada apa yang telah disepakati dan untuk masuk ke fase kedua," tambahnya.
Namun dia menegaskan bahwa Israel juga harus memenuhi kewajibannya "menarik diri dari seluruh Jalur Gaza" dan "mulai penarikan dari Koridor Philadelphi" agar kesepakatan fase kedua untuk mengakhiri perang yang dimulai dengan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 bisa tercapai.