Tim Rahasia di Balik Transformasi Timnas Indonesia, Para Arsitek Garuda Era Kluivert
Nabil
Jum'at, 14 Maret 2025 - 20:38 WIB
Tim Rahasia di Balik Transformasi Timnas Indonesia, Para Arsitek Garuda Era Kluivert
LANGIT7.ID-Jakarta;Perjalanan Timnas Indonesia menuju panggung dunia tidak hanya ditopang oleh sosok Patrick Kluivert sebagai nakhoda utama. Jauh dari sorotan kamera dan euforia suporter, sebuah "tim bayangan" bekerja tanpa kenal lelah membangun pondasi kesuksesan Skuad Garuda.
Siapakah mereka? Enam spesialis kelas dunia yang membentuk tulang punggung revolusi sepakbola Indonesia di bawah komando Kluivert.
Para Ahli yang Mengubah Wajah Timnas
Di tengah persaingan ketat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kluivert tidak sendirian. Selain kuartet asisten pelatih yang sudah familiar di mata publik, sosok-sosok krusial ini bekerja di balik layar:
Quentin Jacoba: Arsitek Stamina Para Garuda
Mantan pemain Timnas Curacao ini bukan nama baru bagi Kluivert. Kolaborasi keduanya telah terbukti sukses saat bersama-sama mengangkat prestasi Curacao di kancah internasional.
Sebagai pelatih fisik, Jacoba bertugas memastikan stamina para pemain Timnas Indonesia selalu prima untuk bersaing selama 90 menit penuh. Pengalamannya bermain profesional di klub-klub Belanda seperti FC Eindhoven dan sembilan caps bersama Timnas Curacao menjadi modal berharga.
Siapakah mereka? Enam spesialis kelas dunia yang membentuk tulang punggung revolusi sepakbola Indonesia di bawah komando Kluivert.
Para Ahli yang Mengubah Wajah Timnas
Di tengah persaingan ketat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kluivert tidak sendirian. Selain kuartet asisten pelatih yang sudah familiar di mata publik, sosok-sosok krusial ini bekerja di balik layar:
Quentin Jacoba: Arsitek Stamina Para Garuda
Mantan pemain Timnas Curacao ini bukan nama baru bagi Kluivert. Kolaborasi keduanya telah terbukti sukses saat bersama-sama mengangkat prestasi Curacao di kancah internasional.
Sebagai pelatih fisik, Jacoba bertugas memastikan stamina para pemain Timnas Indonesia selalu prima untuk bersaing selama 90 menit penuh. Pengalamannya bermain profesional di klub-klub Belanda seperti FC Eindhoven dan sembilan caps bersama Timnas Curacao menjadi modal berharga.