Ramadhan Jadi Waktu yang Baik Berhenti Merokok, Mengapa?
Tim langit 7
Rabu, 19 Maret 2025 - 22:52 WIB
ilustrasi
Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan keimanan seseorang. Bulan suci ini juga menjadi waktu yang tepat untuk melakukan terapi dari kebiasaan merokok.
Saat memasuki bulan Ramadan, seorang muslim akan dilatih agar bisa menahan diri dari rasa lapar. Namun bagi merokok aktif baik konvensional maupun elektrik tanpa disadari juga dapat menjadi terapi agar bisa berhenti dari kebiasaan merokok.
Menurut Vella Rohmayani, dosen Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya mengatakan, dengan menjalankan ibadah puasa, maka para perokok aktif secara tidak langsung sudah berhasil mengurangi aktivitas merokok selama 1 bulan penuh.
“Sehingga ketergantungan untuk mengkonsumsi rokok akan mengalami penurunan, hal ini dapat mempermudah para perokok aktif dapat berhenti merokok,”ujar Vella Rabu (19/3/2025)
Menurutnya, saat sudah masuk waktu berbuka perokok aktif dapat mengalihkan kebiasaan merokok dengan makan makanan sehat, serta melakukan aktivitas lainnya, seperti berolah raga, tadarus, dan kegiatan bermanfaat lainnya.
Ia menegaskan, kegiatan merokok yang intens dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan karena dapat meningkatkan risiko terinfeksi berbagai jenis penyakit, seperti gangguan pernafasan, gangguan kesehatan mulut, kanker, dan gangguan kesehatan lainnya.
Baca juga:Berat Badan Naik saat Puasa Ramadhan? Ini Penyebabnya
Saat memasuki bulan Ramadan, seorang muslim akan dilatih agar bisa menahan diri dari rasa lapar. Namun bagi merokok aktif baik konvensional maupun elektrik tanpa disadari juga dapat menjadi terapi agar bisa berhenti dari kebiasaan merokok.
Menurut Vella Rohmayani, dosen Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya mengatakan, dengan menjalankan ibadah puasa, maka para perokok aktif secara tidak langsung sudah berhasil mengurangi aktivitas merokok selama 1 bulan penuh.
“Sehingga ketergantungan untuk mengkonsumsi rokok akan mengalami penurunan, hal ini dapat mempermudah para perokok aktif dapat berhenti merokok,”ujar Vella Rabu (19/3/2025)
Menurutnya, saat sudah masuk waktu berbuka perokok aktif dapat mengalihkan kebiasaan merokok dengan makan makanan sehat, serta melakukan aktivitas lainnya, seperti berolah raga, tadarus, dan kegiatan bermanfaat lainnya.
Ia menegaskan, kegiatan merokok yang intens dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan karena dapat meningkatkan risiko terinfeksi berbagai jenis penyakit, seperti gangguan pernafasan, gangguan kesehatan mulut, kanker, dan gangguan kesehatan lainnya.
Baca juga:Berat Badan Naik saat Puasa Ramadhan? Ini Penyebabnya