LANGIT7.ID-Amerika; Piala Dunia FIFA 2026 berpotensi menjadi turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola, dan upacara pembukaan di seluruh Amerika Utara pun disesuaikan dengan skala tersebut, dengan deretan musisi yang penuh bintang: ikon musik Latin, bintang pop global, dan pembuat hit internasional. Dengan pertandingan yang tersebar di Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada, FIFA mengubah turnamen ini menjadi perayaan budaya besar yang mencerminkan ciri khas suara dari masing-masing negara tuan rumah.
Para penggemar bisa menyaksikan perpaduan reggaetón, musik regional Meksiko, Afrobeats, pop, rock, dan fusion Latin selama perayaan pembukaan. Selain lagu anthem Shakira yang sangat dinanti, penonton dan peserta juga bisa menikmati penampilan luar biasa dari artis seperti J Balvin, Lisa, Katy Perry, dan Michael Bublé.
Lineup Bintang MeksikoUpacara pembukaan di Meksiko akan didominasi oleh para bintang musik Latin. Bintang reggaetón asal Kolombia, J Balvin, bergabung dalam line-up yang mencakup nama-nama terbaik Meksiko. Ikon musik regional, Alejandro Fernández, diharapkan akan membawakan salah satu momen paling emosional dalam upacara ini, sementara grup cumbia tercinta Los Ángeles Azules akan membawa suasana pesta khas mereka ke panggung dunia.
Penyanyi pop Meksiko, Belinda, dan pembuat hits asal Venezuela, Danny Ocean, juga masuk dalam daftar, menambahkan sentuhan pop dan urban pada acara tersebut. Sementara itu, sensasi pendatang baru asal Afrika Selatan, Tyla, memperkenalkan pengaruh Afropop. Legenda rock, Maná, melengkapi perayaan Meksiko.
Upacara di Amerika SerikatPenampilan di Amerika Serikat akan menghadirkan daya tarik arus utama yang luar biasa dengan line-up yang mencakup anggota BLACKPINK sekaligus solois sensasional, Lisa, serta bintang asal Brasil, Anitta, yang terus melambung sebagai salah satu artis lintas-genre terbesar dalam musik Latin.
Ikon pop Katy Perry siap menambahkan tontonan khas stadionnya, sementara rapper Future menghadirkan hip-hop Atlanta ke panggung sepak bola global. Kombinasi pengaruh pop, rap, dan Latin ini juga mencerminkan keragaman penonton AS serta upaya FIFA untuk membuat turnamen ini terasa inklusif secara budaya.
Upacara KanadaLine-up upacara pembukaan Kanada berfokus pada artis Kanada yang dikenal secara internasional dengan daya tarik emosional yang kuat, seperti idola jazz-pop Michael Bublé, yang diharapkan akan membawakan salah satu momen vokal klasik dalam upacara ini. Penyanyi-penulis lagu pemenang Grammy, Alessia Cara, menghadirkan pop dan R&B kontemporer ke dalam perayaan, sementara ikon rock alternatif Alanis Morissette menambah kehadiran legendaris Kanada dalam acara tersebut.
Shakira Kembali sebagai Ratu Lagu Anthem Piala DuniaTak ada artis yang lebih erat kaitannya dengan sejarah musik Piala Dunia FIFA selain Shakira. Superstar asal Kolombia ini secara resmi kembali untuk turnamen 2026 dengan lagu anthem resmi berjudul "Dai Dai," sebuah kolaborasi dengan bintang global asal Nigeria, Burna Boy.
Shakira baru-baru ini memberi bocoran lagu tersebut di media sosial sebelum dirilis pada 14 Mei. Lagu ini menandai babak lain dalam hubungan panjangnya dengan FIFA. Anthem miliknya pada 2010, "Waka Waka (This Time for Africa)," tetap menjadi salah satu lagu Piala Dunia paling sukses yang pernah dirilis dan masih mendominasi daftar putar sepak bola di seluruh dunia. Ia juga membawakan "Hips Don't Lie" saat upacara penutupan Piala Dunia 2006 dan kemudian membawakan "Dare (La La La)" dalam perayaan turnamen 2014.
Dengan "Dai Dai," Shakira menjadi salah satu dari segelintir artis yang pernah memimpin beberapa kampanye musik resmi Piala Dunia FIFA di era yang berbeda. Upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 jelas bertujuan melampaui sekadar sepak bola. FIFA sedang membangun pengalaman musik yang mencerminkan identitas budaya ketiga negara tuan rumah, sekaligus menarik khalayak muda global melalui para superstar era streaming.(*/saf/holla)
(lam)