home masjid

Ketika Abu Yazid Al-Busthami Cemburu pada Dirinya Sendiri

Jum'at, 21 Maret 2025 - 18:00 WIB
Aku cemburu kepada diriku sendiri yang telah mengenal-Nya Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-- Nama lengkapnya adalah Abu Yazid Thoifur bin Isa bin Surusyan al-Busthami. Lahir di Bustham yang terletak di bagian timur Laut Persia. Meninggal di Bustham pada tahun 261 H/874 M. Beliau adalah salah seorang Sulton Aulia, yang merupakan salah satu Syaikh yang ada di silsilah dalam thoriqoh Sadziliyah, Thoriqoh Suhrowardiyah dan beberapa thoriqoh lain.

Akan tetapi beliau sendiri menyebutkan di dalam kitab karangan tokoh di negeri Irbil sbb: "...bahwa mulai Abu Bakar Shiddiq sampai ke aku adalah golongan Shiddiqiah."

Yahya bin Mu'adz adalah salah seorang tokoh sufi, aulia, waliyulloh, zaman itu. Pada suatu hari ia menulis surat kepada Abu Yazid.

"Apakah katamu mengenai seseorang yang telah mereguk secawan arak dan menjadi mabuk tiada henti-hentinya?"

"Aku tidak tahu," jawab Abu Yazid. "Yang kuketahui hanyalah bahwa di sini ada seseorang yang sehari semalam telah mereguk isi samudra luas yang tiada bertepi namun masih merasa haus dan dahaga".

Yahya bin Mu'adz menyurati lagi. "Ada sebuah rahasia yang hendak kukatakan kepadamu tetapi tempat pertemuan kita adalah di dalam surga. Di sana, di bawah naungan pohon Tuba akan kukatakan rahasia itu kepadamu".

Baca juga: Abu Yazid Al-Busthami: Kakbah Bisa Dikunjungi Tiap Saat karena Bukan Serambi Istana Raja
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya