Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 26 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Universitas Brawijaya dan PLN Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero Emission

dwi sasongko Ahad, 26 April 2026 - 11:04 WIB
Universitas Brawijaya dan PLN Perkuat Kolaborasi Menuju Net Zero Emission
LANGIT7.ID-Jakarta; Universitas Brawijaya (UB) bersama PT PLN (Persero) menggelar Diskusi Kolaborasi Riset dan Kick Off Meeting Project Konversi Kendaraan Hybrid Hydrogen–EV pada Jumat (24/4/2026) di Ruang Rapat Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains & Teknologi (DIKST), Gedung Layanan Bersama (GLB) Lantai 2 UB.

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya proyek strategis pengembangan kendaraan berbasis energi bersih melalui integrasi teknologi listrik dan hidrogen, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung transisi energi nasional.

Dalam pemaparan awal, Ir. Toufiq Fahrudin, S.T., M.T. menjelaskan bahwa PLN melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang) memiliki peran sebagai think tank bisnis, pusat riset, serta pengembangan inovasi teknologi di sektor ketenagalistrikan. Ia menegaskan bahwa PLN telah menjalin kolaborasi dengan berbagai universitas, mitra industri, hingga institusi global.

“Dalam skema kerjasama dengan universitas, PLN memberikan dukungan berupa fasilitas media penelitian hingga dukungan perjalanan dinas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (26/4/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa kolaborasi dengan UB telah berlangsung sejak 2024.

“Pada tahun 2024 terdapat dua topik penelitian, kemudian meningkat menjadi tiga topik pada 2025, dan salah satunya melibatkan tim Apatte 62 UB yang terus dilanjutkan hingga 2026,” tambahnya. Tim Apatte 62 sendiri merupakan tim mahasiswa unggulan Fakultas Teknik yang fokus pada riset dan pengembangan mobil hemat energi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama riset PLN saat ini adalah mendukung target net zero emission.

Selanjutnya, Dr. E.S. Widha Kusumaningdyah, S.T., M.T. selaku tim peneliti UB menekankan pentingnya pendekatan riset yang terintegrasi.

“Kami memfokuskan riset pada kolaborasi antara software dan hardware, tidak hanya pada pengembangan alat, tetapi juga membangun ekosistem riset yang mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa hasil riset diharapkan mampu menjadi dasar pengambilan kebijakan bagi pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya.

“Kami juga telah bekerja sama dengan FILKOM UB dalam pengembangan platform, dan ke depan perlu ada diskusi lanjutan dengan mitra industri DIKST agar riset benar-benar menjawab kebutuhan dunia industri,” ungkapnya.

Pimpinan DIKST UB, Brillyanes Sanawiri, S.AB., M.BA., Ph.D., dalam kesempatan tersebut menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata.

“Kami berharap kerja sama ini tetap berjalan dan menjadi wadah bagi para dosen UB untuk menyalurkan ide dan gagasan dalam pengembangan riset industri nasional,” tuturnya.

Sementara itu, dari pihak PT PLN, General Manager Ir. H. Mochammad Soleh, S.T., M.T., IPM., memaparkan secara teknis proyek konversi kendaraan yang tengah dikembangkan. Ia menjelaskan bahwa inovasi ini berbeda dari proyek sebelumnya.

“Biasanya kita mengonversi kendaraan berbasis internal combustion engine menjadi hidrogen, namun saat ini kita mengonversi kendaraan listrik (electric vehicle) menjadi kendaraan berbasis hidrogen,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan ini memiliki keunggulan dalam meningkatkan efisiensi kendaraan.

“Dengan tambahan hidrogen, daya tempuh kendaraan dapat meningkat dari sekitar 500 kilometer menjadi lebih jauh, tergantung kapasitas hidrogen yang digunakan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti efisiensi waktu pengisian energi sebagai keunggulan utama.

“Jika pengisian baterai listrik membutuhkan waktu sekitar 30 menit, maka dengan sistem hidrogen proses pengisian hanya membutuhkan sekitar lima menit,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, PLN juga telah menerima komponen fuel cell yang akan digunakan dalam proses konversi energi hidrogen menjadi listrik.

“Hari ini kita melakukan kick off, dan setelah ini akan segera dilakukan proses modifikasi, dengan target uji coba pada bulan Juni mendatang sebelum dipresentasikan dalam berbagai event,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya keterlibatan industri dalam negeri dalam mendukung pengembangan teknologi ini.
“Kami berharap industri otomotif dapat mulai mendesain kendaraan yang siap dikonversi, serta mendorong pengembangan industri fuel cell, termasuk proses assembly yang sudah mulai bisa dilakukan secara mandiri di Indonesia,” ungkapnya.

Selain itu, pengembangan teknologi penyimpanan hidrogen bertekanan tinggi juga menjadi fokus untuk meningkatkan kapasitas energi.

Menurutnya, hidrogen dipilih sebagai energi masa depan karena sifatnya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Hidrogen dapat dihasilkan dari air melalui proses elektrolisis menggunakan energi listrik, sehingga menjadi energi bersih yang bebas karbon dan relatif mudah diproduksi,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, UB dan PT PLN menegaskan komitmen bersama dalam mendorong inovasi teknologi berbasis energi bersih, sekaligus memperkuat ekosistem riset yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada kebermanfaatan sosial, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 26 April 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)