Menperin Usul Produsen Mobil Turunkan Harga, Honda Siap Adaptasi
Tim langit 7
Senin, 24 Maret 2025 - 14:12 WIB
Menperin Usul Produsen Mobil Turunkan Harga, Honda Siap Adaptasi
LANGIT7.ID-Jakarta;Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengusulkan agar produsen mobil di Indonesia menurunkan harga jual kendaraan. Usulan ini muncul sebagai respons terhadap melemahnya daya beli konsumen yang berdampak pada penjualan mobil di tanah air.
Dalam pernyataannya saat peresmian pabrik baru Daihatsu di Karawang, Agus menekankan pentingnya kebijakan baru dari pabrikan untuk meningkatkan daya beli masyarakat. "Kami berharap ada kebijakan-kebijakan baru, misalnya, ini bukan arahan ya, sacrifice margin atau menurunkan harga jual mobil di Indonesia," ujarnya.
Agus juga mendorong produsen untuk melakukan inovasi dalam pengembangan produk yang berorientasi pada konsumen dan lingkungan. Ia menekankan bahwa dukungan pemerintah yang berkelanjutan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia.
Sementara itu, Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), menyatakan bahwa pihaknya akan mempelajari usulan tersebut. "Kita pelajari itu, saya belum tahu isinya seperti apa. Tapi kita memberikan suatu harga itu sangat kompetitif ya, affordable banget untuk konsumen," ungkapnya belum lama ini, dikutip Senin (24/3/2025).
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan mobil secara wholesales pada tahun lalu tercatat sebesar 865.723 unit, turun 13,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.005.802 unit.
Penjualan ritel juga mengalami penurunan sebesar 10,9 persen menjadi 889.680 unit pada tahun 2024, meskipun masih melampaui target yang telah direvisi oleh Gaikindo, yaitu 850 ribu unit setahun.
Dalam pernyataannya saat peresmian pabrik baru Daihatsu di Karawang, Agus menekankan pentingnya kebijakan baru dari pabrikan untuk meningkatkan daya beli masyarakat. "Kami berharap ada kebijakan-kebijakan baru, misalnya, ini bukan arahan ya, sacrifice margin atau menurunkan harga jual mobil di Indonesia," ujarnya.
Agus juga mendorong produsen untuk melakukan inovasi dalam pengembangan produk yang berorientasi pada konsumen dan lingkungan. Ia menekankan bahwa dukungan pemerintah yang berkelanjutan sangat penting untuk mendorong pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia.
Sementara itu, Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM), menyatakan bahwa pihaknya akan mempelajari usulan tersebut. "Kita pelajari itu, saya belum tahu isinya seperti apa. Tapi kita memberikan suatu harga itu sangat kompetitif ya, affordable banget untuk konsumen," ungkapnya belum lama ini, dikutip Senin (24/3/2025).
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjualan mobil secara wholesales pada tahun lalu tercatat sebesar 865.723 unit, turun 13,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.005.802 unit.
Penjualan ritel juga mengalami penurunan sebesar 10,9 persen menjadi 889.680 unit pada tahun 2024, meskipun masih melampaui target yang telah direvisi oleh Gaikindo, yaitu 850 ribu unit setahun.
(lam)