Tak Terima Dikalahkan Lazio, Mourinho: Wasit dan VAR Hancurkan Kami
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 27 September 2021 - 04:40 WIB
Pelatih AS Roma, Jose Mourinho. (Foto: Football Italia)
AS Roma harus menelan pil pahit usai dikalahkan rival sekotanya, Lazio dengan skor 2-3 pada pekan keenam Liga Italia, Senin (27/9) dini hari WIB. Kekalahan di laga Derby della Capitale ini membuat Giallorossi tertahan di peringkat empat klasemen sementara Liga Italia.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Olimpico, Lazio langsung unggul pada menit ke-10 berkat gol Sergej Milinkovic-Savic. Sembilan menit berselang, giliran eks pemain Roma yaitu Pedro Rodriguez, mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Roma sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 di babak pertama melalui Roger Ibanez. Akan tetapi, Lazio kembali unggul melalui Felipe Anderson pada menit ke-63.
Enam menit berselang, Roma kembali memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 berkat gol penalti Jordan Veretout. Meski sempat ditentang oleh pemain Lazio, wasit tetap memberikan hadiah 12 pas kepada Roma setelah melihat tayangan ulang di Video Assistance Refferee (VAR).
Baca juga:Locatelli Cetak Gol Perdana, Sebut Kemenangan Juventus Lebih Penting
Seusai pertandingan, pelatih Roma Jose Mourinho mengatakan bahwa sepak bola Italia telah berkembang pesat. Ia mengaku kagum dengan peningkatan berbagai aspek di Liga Italia.
"Izinkan saya mengatakan sesuatu yang positif terlebih dahulu, yaitu sepak bola Italia telah meningkat pesat dari 10 tahun lalu. Kualitas sepak bola, pendekatan menyerang, keinginan untuk menang, semuanya telah meningkat," kata Mou kepada DAZN, seperti dikutip dari Football Italia.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Olimpico, Lazio langsung unggul pada menit ke-10 berkat gol Sergej Milinkovic-Savic. Sembilan menit berselang, giliran eks pemain Roma yaitu Pedro Rodriguez, mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Roma sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 di babak pertama melalui Roger Ibanez. Akan tetapi, Lazio kembali unggul melalui Felipe Anderson pada menit ke-63.
Enam menit berselang, Roma kembali memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 berkat gol penalti Jordan Veretout. Meski sempat ditentang oleh pemain Lazio, wasit tetap memberikan hadiah 12 pas kepada Roma setelah melihat tayangan ulang di Video Assistance Refferee (VAR).
Baca juga:Locatelli Cetak Gol Perdana, Sebut Kemenangan Juventus Lebih Penting
Seusai pertandingan, pelatih Roma Jose Mourinho mengatakan bahwa sepak bola Italia telah berkembang pesat. Ia mengaku kagum dengan peningkatan berbagai aspek di Liga Italia.
"Izinkan saya mengatakan sesuatu yang positif terlebih dahulu, yaitu sepak bola Italia telah meningkat pesat dari 10 tahun lalu. Kualitas sepak bola, pendekatan menyerang, keinginan untuk menang, semuanya telah meningkat," kata Mou kepada DAZN, seperti dikutip dari Football Italia.