home lifestyle muslim

Pola Makan Tak Teratur saat Puasa dan Lebaran Sebabkan Dispepsia

Rabu, 26 Maret 2025 - 04:50 WIB
Foto: Freepik.com
LANGIT7.ID-Jakarta; Masalah pencernaan seperti dispepsia, yang menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut, dapat terjadi ketika orang tidak mengatur pola makan saat mulai melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan menurut dr. Nur Aini Hanifiah, Sp.PD.

"Masalah puasa Ramadhan itu terutama pada saat 10 hari pertama, itu meningkat drastis di masalah pencernaan, gejala-gejalanya, dan yang paling sering itu memang gejala dispepsia," ujar dokter lulusan Universitas Indonesia itu dalam webinar yang diikuti dari Jakarta.

"Kembung, mual, dan nyeri ulu hati itu masalah yang paling sering ditemukan pada saat kita praktik di klinik, terutama pada saat 10 hari pertama Ramadhan," tambahnya.

Menurut dia, gangguan pencernaan semacam itu dapat terjadi karena penerapan pola makan yang kurang baik, seperti langsung makan banyak saat berbuka puasa setelah menahan lapar seharian.

"Padahal sebenarnya kan pencernaan selama sekitar 12 sampai 14 jam kita berpuasa itu sedang beristirahat. Pada saat berbuka sebenarnya tidak disarankan untuk langsung makan banyak atau makan yang berlebihan," ujarnya.

Menurut dia, gejala masalah pencernaan yang muncul pada awal puasa bisa berkurang setelah tubuh beradaptasi.

"Karena sudah terbiasa berpuasa setelah 10 hari kedua, jadinya tubuh dan masyarakat sudah bisa menahan hawa nafsu, tidak bergejolak lagi untuk makan banyak, sehingga gejalanya mulai berkurang," ujarnya menjelaskan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya