Menteri Kebudayaan RI Apresiasi Pelibatan Generasi Muda Melalui Yayasan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia
Tim langit 7
Rabu, 26 Maret 2025 - 19:06 WIB
Menteri Kebudayaan RI Apresiasi Pelibatan Generasi Muda Melalui Yayasan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawartadan Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Restu Gunawan,Staf Ahli Menteri Kebudayaan, Masyitoh Annisa Ramadhani dan Anindita Kusuma Listya,menerima kunjungan dari Yayasan Putera Puteri Indonesia, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta.
Hadir dalam kunjungan tersebut Dewan Penasehat Yayasan, Prof. Roy Darmawan;Founder danCEO Yayasan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia, M Satryo Nusantara;Grand Winner Puteri Kebudayaan Indonesia 2024, Chelsie Muten;Grand Winner Putera Kebudayaan Indonesia 2024, Achmad Agung Nugraha,Puteri Kebudayaan Remaja DK Jakarta, Machiko Kennedy;dan Putera Kebudayaan Cilik Jawa Tengah, Riechelo.
Pada kunjungan tersebut, Dewan Penasehat Yayasan serta Founder danCEO Yayasan Putera PuteriKebudayaan menyampaikan perjalanan singkat Putera Puteri Kebudayaan yang sudah berlangsung sejak tahun 2018. Yayasan ini sendiri dibuat sebagai wadah pemilihan putera puteri Indonesia yang diharapkan dapat menjadi role model untuk penguatan pribadi bangsa.
Wadah kebudayaan bagi generasiini semakin kuat dengan pengesahan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang membawa semangat baru dalam upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan,dan pembinaan kebudayaan nasional, yang sesuai dengan slogan yayasan ini, yakni ”Muda, Berkarakter, Berbudaya” dengan tujuan menciptakan masyarakat yang kuat dan generasi yang hebat.
Pada kesempatannya, Satryo, selaku CEO menyampaikan visi dari terbentuknya yayasan ini yakni untuk mewujudkangenerasi muda yang berkarakter, berbudaya, memiliki kemampuan berpikir yang kritis, kreatif dan inovatif serta mampu menjadi inspirasibagi generasi muda yang lain untuk berperan aktif dalam melestarikan budaya.
Seleksi Putera Puteri Kebudayaan terdiri dari 5 tahap yakni pemilihan di daerah, pra-karantina (pembekalan daring dan kampanye budaya), karantina (pembekalan, photo-video shoot, depth interview), malam final, dan diakhiri dengan kampanye budaya oleh para pemenang. Putera Puteri yang dinobatkan sebagai pemenang diwajibkan melakukan #KampanyeSadarBudaya di media sosial masing-masing.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyambut baik dan berterima kasih atas berjalannya pelaksanaan kegiatan ini, sebagai bentuk pelibatan generasi muda dalam pemajuan kebudayaan. ”Tugas pemajuan kebudayaan ini adalah tugas kita bersama. Kami berterima kasih atas inisiasi Yayasan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia yang sudah berlangsung selama 7 tahun. Budaya kita sangat kaya dari Sabang sampai Merauke. Kita punya begitu banyak ekspresi budaya mulai dari seni rupa, seni musik, seni tari yang sangat beragam yang menjadi representasi dari begitu banyaknya daerah di Indonesia.” ujar Fadli Zon, dalam kunjungan tersebut, Rabu (26/3/2025).
Hadir dalam kunjungan tersebut Dewan Penasehat Yayasan, Prof. Roy Darmawan;Founder danCEO Yayasan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia, M Satryo Nusantara;Grand Winner Puteri Kebudayaan Indonesia 2024, Chelsie Muten;Grand Winner Putera Kebudayaan Indonesia 2024, Achmad Agung Nugraha,Puteri Kebudayaan Remaja DK Jakarta, Machiko Kennedy;dan Putera Kebudayaan Cilik Jawa Tengah, Riechelo.
Pada kunjungan tersebut, Dewan Penasehat Yayasan serta Founder danCEO Yayasan Putera PuteriKebudayaan menyampaikan perjalanan singkat Putera Puteri Kebudayaan yang sudah berlangsung sejak tahun 2018. Yayasan ini sendiri dibuat sebagai wadah pemilihan putera puteri Indonesia yang diharapkan dapat menjadi role model untuk penguatan pribadi bangsa.
Wadah kebudayaan bagi generasiini semakin kuat dengan pengesahan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang membawa semangat baru dalam upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan,dan pembinaan kebudayaan nasional, yang sesuai dengan slogan yayasan ini, yakni ”Muda, Berkarakter, Berbudaya” dengan tujuan menciptakan masyarakat yang kuat dan generasi yang hebat.
Pada kesempatannya, Satryo, selaku CEO menyampaikan visi dari terbentuknya yayasan ini yakni untuk mewujudkangenerasi muda yang berkarakter, berbudaya, memiliki kemampuan berpikir yang kritis, kreatif dan inovatif serta mampu menjadi inspirasibagi generasi muda yang lain untuk berperan aktif dalam melestarikan budaya.
Seleksi Putera Puteri Kebudayaan terdiri dari 5 tahap yakni pemilihan di daerah, pra-karantina (pembekalan daring dan kampanye budaya), karantina (pembekalan, photo-video shoot, depth interview), malam final, dan diakhiri dengan kampanye budaya oleh para pemenang. Putera Puteri yang dinobatkan sebagai pemenang diwajibkan melakukan #KampanyeSadarBudaya di media sosial masing-masing.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyambut baik dan berterima kasih atas berjalannya pelaksanaan kegiatan ini, sebagai bentuk pelibatan generasi muda dalam pemajuan kebudayaan. ”Tugas pemajuan kebudayaan ini adalah tugas kita bersama. Kami berterima kasih atas inisiasi Yayasan Putera Puteri Kebudayaan Indonesia yang sudah berlangsung selama 7 tahun. Budaya kita sangat kaya dari Sabang sampai Merauke. Kita punya begitu banyak ekspresi budaya mulai dari seni rupa, seni musik, seni tari yang sangat beragam yang menjadi representasi dari begitu banyaknya daerah di Indonesia.” ujar Fadli Zon, dalam kunjungan tersebut, Rabu (26/3/2025).