Budi Daya Maggot BSF, Modal Sampah Bisa Panen Besar
Mahmuda attar hussein
Senin, 27 September 2021 - 10:30 WIB
Budi daya maggot BSF. Foto Youtube DNTrust.
Maggot Black Soldier Fly (BSF) atau lalat tentara hitam, merupakan salah satu jenis lalat yang tinggal di daerah subtropis dan tropis. Berbeda dengan lalat kebanyakan, BSF ini terbilang sebagai lalat yang tidak membawa penyakit.
Siklus hidupnya meliputi telur, larva, prepupa, pupa, dan dewasa, yang berlangsung selama 38-41 hari. Maggot biasanya digunakan sebagai pakan alami di dunia peternakan, khususnya ikan dan unggas.
Selain itu, maggot BSF ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pengurai dari limbah sampah organik. Sehingga banyak orang yang mulai memanfaatkan BSF untuk dibudi dayakan dan dimanfaatkan hasil panennya, berupa belatung.
Baca juga:Jadi Binaan Asosiasi, Bermodal Rp700 Ribu Sukses Budi Daya Ikan Lele
Seperti yang dilakukan oleh muslim asal Purworejo, Wido Bagus Hermawan. Wido mulai menjadi pebudi daya maggot BSF sejak Maret 2018 lalu, dengan memanfaatkan lahan milik keluarga. Awalnya, Wido dan keluarga yang memiliki kolam ikan ini memikirkan cara untuk bisa memberi pakan ikannya tanpa mengeluarkan biaya yang besar.
Menurutnya, salah satu alternatif pakan untuk ikan dengan tetap menjaga kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnnya yakni dengan menggunakan maggot BSF. Menurutnya, banyak hasil produk dari BSF yang bisa dimanfaat dan memiliki nilai jual.
“Selain maggotnya yang biasa dijual atau pun digunakan untuk pakan ikan, maggot ini juga cukup mudah untuk dirawat, karena hanya makan limbah sampah organik. Selain itu, residu dari sampah yang kita berikan juga bisa kembali dimanfaatkan dengan dijadikan pupuk organik,” kata Wido dikanal Youtube DNTrust.
Siklus hidupnya meliputi telur, larva, prepupa, pupa, dan dewasa, yang berlangsung selama 38-41 hari. Maggot biasanya digunakan sebagai pakan alami di dunia peternakan, khususnya ikan dan unggas.
Selain itu, maggot BSF ini juga bisa dimanfaatkan sebagai pengurai dari limbah sampah organik. Sehingga banyak orang yang mulai memanfaatkan BSF untuk dibudi dayakan dan dimanfaatkan hasil panennya, berupa belatung.
Baca juga:Jadi Binaan Asosiasi, Bermodal Rp700 Ribu Sukses Budi Daya Ikan Lele
Seperti yang dilakukan oleh muslim asal Purworejo, Wido Bagus Hermawan. Wido mulai menjadi pebudi daya maggot BSF sejak Maret 2018 lalu, dengan memanfaatkan lahan milik keluarga. Awalnya, Wido dan keluarga yang memiliki kolam ikan ini memikirkan cara untuk bisa memberi pakan ikannya tanpa mengeluarkan biaya yang besar.
Menurutnya, salah satu alternatif pakan untuk ikan dengan tetap menjaga kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnnya yakni dengan menggunakan maggot BSF. Menurutnya, banyak hasil produk dari BSF yang bisa dimanfaat dan memiliki nilai jual.
“Selain maggotnya yang biasa dijual atau pun digunakan untuk pakan ikan, maggot ini juga cukup mudah untuk dirawat, karena hanya makan limbah sampah organik. Selain itu, residu dari sampah yang kita berikan juga bisa kembali dimanfaatkan dengan dijadikan pupuk organik,” kata Wido dikanal Youtube DNTrust.