home masjid

Kisah Nabi Nuh Mengutuk Yafits: Keturunannya Jadi Makhluk yang Terjelek

Jum'at, 28 Maret 2025 - 16:17 WIB
Nabi Nuh AS mengundang Yafits, namun anak ketiga ini tidak menyambut panggilannya. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--Ka’ab al-Ahbar mengatakan, setelah Nabi Nuh berusia lanjut dan mendekati ajalnya, dia mengundang anak cucunya. Dia memohon kepada Allah agar mengabulkan doanya. Dia naik ke puncak gunung. Berikutnya Nabi Nuh AS mengundang Yafits. Anak ketiga ini tidak menyambut panggilannya.

Sejarawan Mesir yang paling penting pada zamannya, Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas (1448-1522) dalam buku yang diterjemahkan oleh Abdul Halim berjudul “Kisah Penciptaan dan Tokoh-tokoh Sepanjang Zaman” menceritakan Nabi Nuh akhirnya mengutuknya di dalam doanya, “Ya Allah, jadikanlah keturunan Yafits sebagai makhluk yang terjelek.”

Keturunan Yafits adalah Ya’juj dan Ma’juj serta orang-orang Turki. Yafits pergi ke sebuah negeri yang ada di bagian timur. Di sana, dia kawin dan memiliki 5 anak laki-laki, yaitu Jauhar, Batras, Mayasyikh, Sannaf, dan Saqwil.

Keturunan Jauhar adalah orang-orang Shaqalibah dan Romawi. Sedangkan keturunan Batras adalah orang-orang Turki. Keturunan Mayasyikh orang-orang ‘Ajam. Keturunan Sannaf adalah Ya’juj dan Ma’juj. Sedangkan keturunan Saqwil adalah orang-orang Arman (suku yang mendiami negeri Armenia).

Baca juga: Kisah Nabi Nuh Marah: Mendoakan Keturunan Ham Hitam dan Terhina Menjadi Budak

Yakjuj Makjuj

Tentang Yakjuj dan Makjuj, dalam Al-Quran Surah al-Kahfi ayat 94 dinyatakan, keduanya adalah kaum yang suka berbuat kerusakan di muka bumi. Yakjuj dan Makjuj merupakan dua istilah yang selalu disebut bersamaan. Kedua istilah tersebut dapat ditemukan dalam Al-Qur'an, hadis, dan juga kitab-kitab suci terdahulu.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya