home masjid

Tanda-Tanda Puasa Ramadhan Diterima Allah Swt

Sabtu, 29 Maret 2025 - 13:32 WIB
ilustrasi
Ramadhan segera berakhir. Umat Islam akan mengakhiri kewajiban berpuasa selama sebulan penuh. Ibadah puasa diterima Allah Swt merupakan tujuan utama. Pasalnya, puasa adalah ibadah yang cukup berat dalam pelaksanaannya.

Selain menahan diri dari hal-hal yang dihalalkan syariat, seperti makan, minum, dan hubungan intim suami istri bagi yang telah menikah, aspek lain seperti kejujuran menjadi hal krusial saat menjalankan ibadah puasa.

Oleh karena itu, mendapatkan penerimaan dari Allah atas ibadah puasa sangatlah penting. Apalagi, puasa adalah satu-satunya ibadah yang pahalanya sepenuhnya bergantung pada penilaian Allah semata.

Begitu juga sebaliknya, ibadah puasa yang tidak diterima menjadi hal yang harus dihindari sekaligus ditakuti oleh seorang hamba.

Usaha yang dilakukan dari terbitnya fajar kedua (berkumandangnya adzan subuh) sampai terbenamnya matahari (berkumandangnya adzan maghrib) menjadi sia-sia. Bahkan puasa yang dilakukan menjadi tidak bernilai sama sekali.

Menurut Pengajar Pesantren Kampus Ainul Yaqin, Ustadz Shofi Mustajibullah, Nabi Muhammad sudah memperingatkan, fenomena seseorang yang berpuasa namun hanya menyisakan lapar dan haus benar adanya.

Sebagaimana sabda beliau: كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْع وَالْعَطْش Artinya, “Begitu banyak seseorang yang sedang berpuasa hanya menyisakan lapar dan haus," (HR. Imam Ibnu Majah).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya