Lawang Sewu Bakal Jadi Tempat Shalat Idul Fitri untuk Pertama Kalinya
Lusi mahgriefie
Sabtu, 29 Maret 2025 - 14:08 WIB
Foto: ist
Tempat wisata Lawang Sewu di Semarang, Jawa Tengah untuk pertama kalinya bakal menjadi tempat untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 2025.
Shalat Idul Fitri di Lawang Sewu itu digelar oleh PT KAI Wisata, dalam rangka libur Lebaran.
"Dalam rangka libur Lebaran, kami mengadakan banyak event. Satu di antaranya, pada 31 Maret 2025 kami akan mengajak masyarakat shalat Id di Lawang Sewu, gratis,” kata VP Corporate Secretary KAI Wisata, Agung Wahyu Wibawanto melalui keterangan resmi.
Baca juga:Empat Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Rayakan Idulfitri
Diperkirakan, Lawang Sewu bisa menampung 700 Jemaah. Nantinya shalat Idul Fitri 2025 akan digelar di lapangan tengah utama Lawang Sewu.
"Lokasi tersebut bisa menampung hingga 700 jemaah. Para jemaah bisa masuk ke Lawang Sewu untuk shalat Ied mulai pukul 05.30 WIB," jelasnya.
Menurut Agung, saat ini pihaknya dalam proses pematangan rencana shalat Ied di Lawang Sewu. Lantaran ini kali pertama maka dibutuhkan koordinasi dengan warga dan tokoh setempat. “Mudah-mudahan berhasil nanti acaranya. Kita sedang merancang kegiatannya, termasuk siapa khotibnya dan tamu-tamu undangan,” harapnya.
Shalat Idul Fitri di Lawang Sewu itu digelar oleh PT KAI Wisata, dalam rangka libur Lebaran.
"Dalam rangka libur Lebaran, kami mengadakan banyak event. Satu di antaranya, pada 31 Maret 2025 kami akan mengajak masyarakat shalat Id di Lawang Sewu, gratis,” kata VP Corporate Secretary KAI Wisata, Agung Wahyu Wibawanto melalui keterangan resmi.
Baca juga:Empat Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Rayakan Idulfitri
Diperkirakan, Lawang Sewu bisa menampung 700 Jemaah. Nantinya shalat Idul Fitri 2025 akan digelar di lapangan tengah utama Lawang Sewu.
"Lokasi tersebut bisa menampung hingga 700 jemaah. Para jemaah bisa masuk ke Lawang Sewu untuk shalat Ied mulai pukul 05.30 WIB," jelasnya.
Menurut Agung, saat ini pihaknya dalam proses pematangan rencana shalat Ied di Lawang Sewu. Lantaran ini kali pertama maka dibutuhkan koordinasi dengan warga dan tokoh setempat. “Mudah-mudahan berhasil nanti acaranya. Kita sedang merancang kegiatannya, termasuk siapa khotibnya dan tamu-tamu undangan,” harapnya.