LANGIT7.ID-, Jakarta - - Idulfitri menjadi momentum bagi seluruh umat Islam merayakannya dengan penuh suka cita. Semua beramai-ramai ingin tampil dengan penampilan terbaik serta bersilaturahmi di hari istimewa tersebut.
Selama merayakan Hari Raya, biasanya kebanyakan dari muslimin dan muslimah terbawa suasana hingga membawa mereka lupa akan apa saja yang dilarang agama. Antara lain seperti, tasyabbuh dan berjabat tangan dengan seseorang yang bukan mahram.
Baca juga: 20 Ucapan Selamat Idulfitri dalam Bahasa Inggris, Singkat Tapi Bisa Bikin Kamu Keliatan Smart1. Tasyabbuh (meniru-niru)Banyak diantara mereka yang membeli baju dengan gaya aurat terbuka, atau meniru gaya berpakaian artis barat yang tidak sesuai dengan syarat agama Islam. Padahal, Rasulullah Saw telah bersabda: "Barangsiapa yang meniru-niru suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka," (HR Ahmad).
2. TabarrujBanyak diantara kaum wanita yang berhias untuk memamerkan kecantikannya tersebut ketika mereka hendak bersilaturahmi ke rumah keluarganya. Padahal perbuatan yang demikian ini diharamkan dalam agama Islam. Allah SWT berfirman, "Dan hendaklah kamu tetap di rumah dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orang-orang jahiliyyah pertama," (QS Al Ahzab 33).
3. Berjabat tangan dengan yang bukan mahrom Fenomena ini merupakan musibah yang Sudha sangat merata. Tidak ada yang selamat dari musibah ini keduali yang dirahmatai Allah SWT. Padahal perbuatan ini adalah haram berdasarkan sabda Rasulullah SAW.
"Sungguh, seandainya kepala kalian ditusuk dengan jarum dari besi, lebih baik daripada dia menyentuh Wanita yang tidak halal dia sentuh."
(lihat silsilah Al Ahadits As Shohihah 226) (Ahkamul ledain, Syaikh Ali bin Hasan).
4. Bergadang saat malam IdulfitriBanyak di antara kaum Muslimin yang menghidupkan malam Ied dengan takbir via mikrofon. Hal ini sangat mengganggu kaum muslimin yang hendak beristirahat. Hukum mengganggu orang lain adalah haram. Rasulullah SAW bersabda, "Muslim (yang baik) adalah yang tidak mengganggu muslim lainnya dengan lisan dan tangannya." (HR Muslim).
Demikian catatan penting yang perlu diperhatikan umat muslim saat merayakan Idulfitri. Jangan sampai niat hati ingin merayakan Hari Kemenangan dengan gembira sebagai wujud syukur tapi pada kenyataannya malah Anda melakukan kesalahan fatal.
(lsi)