home global news

Dokter Ortopedi dan Syaraf Dilarang Israel Masuk Gaza, Tapi Para Dokter Tetap Berusaha Cari Jalan Masuk

Kamis, 03 April 2025 - 14:09 WIB
Dokter Ortopedi dan Syaraf Dilarang Israel Masuk Gaza, Tapi Para Dokter Tetap Berusaha Cari Jalan Masuk
LANGIT7.ID-Gaza; Ini benar benar menyedihkan. Dr. Mohammed Tahir, dokter bedah ortopedi dan saraf keturunan Irak-Inggris, dicegah memasuki Jalur Gaza oleh otoritas pendudukan Israel, setelah bertugas di sana dalam misi medis kemanusiaan.

Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Dr. Taher menjelaskan bahwa setelah tur selama sebulan di Amerika Serikat, ia diberitahu tentang kemungkinan kembalinya ia ke Gaza.

Saat ia bersiap untuk bepergian, ia diberitahu bahwa ia dilarang masuk, sehingga ia tidak dapat melanjutkan memberikan perawatan medis kepada yang terluka dan yang membutuhkan di Strip.

Patut dicatat bahwa selama dua misi sebelumnya di Gaza, Dr. Taher melakukan sekitar 290 operasi bedah dan memberikan perawatan kepada lebih dari 1.100 pasien.

Meski dilarang, ia menegaskan tekadnya untuk mencoba lagi melanjutkan kerja kemanusiaannya di Gaza. Kami berterima kasih kepada Dr. Mohammed atas luka yang dirawatnya dan nyawa yang diselamatkannya.

“Anda adalah seorang dokter di antara warga Gaza, dan sentuhan Anda adalah harapan bagi mereka yang terluka di Jalur Gaza.”

"Namun, tidak peduli seberapa keras mereka menghentikanmu, mereka tidak akan pernah mampu menghentikan dampak yang kau tinggalkan di hati orang-orang yang kau sembuhkan, maupun tekadmu yang tak tergoyahkan. Gaza bangga padamu, sama seperti mereka bangga pada orang-orang bebas di dunia."(*/saf)
(lam)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya