home edukasi & pesantren

Cerita Dani Jaya Putra, Alumnus Unila yang Lolos Beasiswa S-2 ke Australia

Sabtu, 05 April 2025 - 10:40 WIB
Dani Jaya Putra berhasil meraih mimpi untuk bisa melanjutkan studi di Australia melalui beasiswa LPDP. Foto: Kemdiktisaintek
Kisah inspiratif dari Dani Jaya Putra, alumnus Pendidikan Biologi Universitas Lampung (Unila) Angkatan 2014 ini bisa membuktikan mimpi besarnya dengan usaha dan tekad yang kuat. Dani berhasil meraih beasiswa pendidikan S-2 di Monash University, Australia.

Pria asal Lampung Utara itu melalui program beasiswa LPDP berhasil meraih mimpi untuk bisa melanjutkan studi di Australia.

Selama menjalani kuliah S-1 di Unila, Dani aktif berorganisasi, mulai dari BEM FKIP hingga Himasakta Unila. Prestasi membanggakannya datang pada 2017, saat ia terpilih menjadi delegasi pertama Unila dalam program South-East Asian (SEA) Teacher Exchange Program. Selama program ini, Dani berbagi pengalaman mengajar di Filipina, mengenalkan budaya Indonesia, dan belajar praktik pendidikan internasional.

Sementara perjalanan Dani menuju beasiswa LPDP dimulai sejak 2022. Segala persiapan ia lakukan selama satu tahun penuh sebelum seleksi. Mulai dari mengenali potensi diri, mengikuti tes IELTS, menulis esai yang menggambarkan visi hidupnya, hingga menjalani wawancara dan tes bakat skolastik. Sampai akhirnya Dani berhasil lolos dan resmi menjadi penerima beasiswa LPDP pada pertengahan 2023.

Tantangan terbesar muncul satu bulan sebelum keberangkatan. Dani mendapat kabar dari Monash University, ia harus mengganti spesialisasi program studi yang telah disetujui LPDP. Ia hanya memiliki waktu satu minggu untuk mengurus ulang semua administrasi beasiswa. Proses ini cukup menantang, tetapi dengan dukungan dari banyak pihak, semuanya selesai tepat waktu, dan Dani berhasil berangkat sesuai jadwal. Mengutip dari laman Kemdiktisaintek.

Kini, Dani menjalani program Master of Education in General Educational Studies di Monash University, salah satu kampus terbaik dunia dalam bidang pendidikan. Menjadi bagian dari komunitas internasional telah mendorongnya untuk berpikir kritis, mandiri, dan terbuka terhadap berbagai perspektif. Ia juga aktif mengikuti konferensi, publikasi ilmiah, dan berbagai program kampus yang memperkaya wawasannya.

Program studi yang ia ambil mencakup berbagai mata kuliah penting, seperti Assessment in Education dan Contemporary Issues in Education. Tak hanya belajar di kelas, ia juga berkesempatan mengunjungi sekolah-sekolah di sekitar Melbourne.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya