Pemerintah Cadangkan Anggaran Rp9,2 T untuk Pemulihan Pariwisata
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 27 September 2021 - 17:30 WIB
Pemerintah mencadangkan anggaran untuk pemulihan potensi pariwisata dampak pandemi COVID-19 sebesar Rp9,2 triliun./Foto: LANGIT7
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah mencadangkan anggaran Rp9,2triliun untuk dukung pariwisata pda 2022.
"Ada anggaran yang dicadangkan sekarang Rp9,2 triliun untuk tahun depan," katanya dalam Rakornas Parekraf 2021 di Jakarta, Senin.
Dijelaskan lebih lanjut, cadangan tersebut meliputi alokasi dari belanja pemerintah pusat Rp6,5 triliun dan Rp2,8 triliun melalui transfer ke daerah.
Baca Juga : Pariwisata di Bali akan Dibuka Oktober 2021
Cadangan anggaran tersebut akan digunakan untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif dari tiga aspek yaitu aksesibilitas, atraksi dan aseminitas serta dari sisi promosi maupun partisipasi pelaku swasta.
Sementara itu, terdapat anggaran Rp7,67 triliun untuk pemulihan pariwisata tahun ini dengan program seperti Bangga Buatan Indonesia Rp200 miliar, stimulus perfilman Rp266 miliar, serta fasilitas kesehatan penanganan COVID-19 dan tenaga kesehatan Rp298,6 miliar.
Berbagai upaya ini sekaligus mendukung destinasi pariwisata super prioritas yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang, sehingga siap ketika nantinya ada langkah relaksasi pembukaan turis wisata asing maupun domestik.
"Ada anggaran yang dicadangkan sekarang Rp9,2 triliun untuk tahun depan," katanya dalam Rakornas Parekraf 2021 di Jakarta, Senin.
Dijelaskan lebih lanjut, cadangan tersebut meliputi alokasi dari belanja pemerintah pusat Rp6,5 triliun dan Rp2,8 triliun melalui transfer ke daerah.
Baca Juga : Pariwisata di Bali akan Dibuka Oktober 2021
Cadangan anggaran tersebut akan digunakan untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif dari tiga aspek yaitu aksesibilitas, atraksi dan aseminitas serta dari sisi promosi maupun partisipasi pelaku swasta.
Sementara itu, terdapat anggaran Rp7,67 triliun untuk pemulihan pariwisata tahun ini dengan program seperti Bangga Buatan Indonesia Rp200 miliar, stimulus perfilman Rp266 miliar, serta fasilitas kesehatan penanganan COVID-19 dan tenaga kesehatan Rp298,6 miliar.
Berbagai upaya ini sekaligus mendukung destinasi pariwisata super prioritas yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang, sehingga siap ketika nantinya ada langkah relaksasi pembukaan turis wisata asing maupun domestik.