Israel Blokir Total Bantuan Gaza, Warga Hadapi Neraka Tanpa Obat dan Makanan
Nabil
Kamis, 17 April 2025 - 06:34 WIB
Israel Blokir Total Bantuan Gaza, Warga Hadapi Neraka Tanpa Obat dan Makanan
LANGIT7.ID-Jakarta;Israel pada Rabu (16/4) menegaskan akan terus memblokir masuknya bantuan kemanusiaan ke Gaza, wilayah yang kini disebut oleh organisasi medis sebagai “kuburan massal” akibat serangan militer yang tak kunjung henti. Serangan darat dan udara kembali dilanjutkan oleh Israel sejak 18 Maret lalu, mengakhiri jeda dua bulan gencatan senjata dengan Hamas. Tim penyelamat menyebutkan sedikitnya 11 orang tewas dalam serangan terbaru di berbagai wilayah Gaza.
Sebenarnya, Israel sudah menghentikan masuknya bantuan sejak 2 Maret, memperparah krisis kemanusiaan yang sudah sangat buruk di wilayah tersebut.
Baca juga: Israel Akan Pertahankan Zona Buffer di Gaza, Upaya Gencatan Senjata Mandek
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa negaranya tidak akan mengizinkan satu pun bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza yang dihuni sekitar 2,4 juta orang. “Kebijakan Israel sudah jelas: tidak ada bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza. Pemblokiran ini adalah salah satu cara utama kami untuk menekan Hamas agar tidak menggunakan bantuan tersebut sebagai alat kontrol terhadap penduduk,” tegas Katz dalam pernyataan resminya, Rabu.
“Tidak ada rencana atau persiapan untuk mengizinkan bantuan masuk ke Gaza,” tambahnya.
Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut tekanan militer sebagai satu-satunya cara untuk membebaskan 58 sandera yang masih ditahan di Gaza. “Hamas akan terus menerima serangan demi serangan. Kami menuntut mereka untuk membebaskan sandera kami dan kami akan capai semua tujuan perang ini,” ucapnya kepada pasukan Israel di Gaza utara pada Selasa.
Kunjungan Netanyahu Dikecam Palestina
Sebenarnya, Israel sudah menghentikan masuknya bantuan sejak 2 Maret, memperparah krisis kemanusiaan yang sudah sangat buruk di wilayah tersebut.
Baca juga: Israel Akan Pertahankan Zona Buffer di Gaza, Upaya Gencatan Senjata Mandek
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa negaranya tidak akan mengizinkan satu pun bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza yang dihuni sekitar 2,4 juta orang. “Kebijakan Israel sudah jelas: tidak ada bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza. Pemblokiran ini adalah salah satu cara utama kami untuk menekan Hamas agar tidak menggunakan bantuan tersebut sebagai alat kontrol terhadap penduduk,” tegas Katz dalam pernyataan resminya, Rabu.
“Tidak ada rencana atau persiapan untuk mengizinkan bantuan masuk ke Gaza,” tambahnya.
Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut tekanan militer sebagai satu-satunya cara untuk membebaskan 58 sandera yang masih ditahan di Gaza. “Hamas akan terus menerima serangan demi serangan. Kami menuntut mereka untuk membebaskan sandera kami dan kami akan capai semua tujuan perang ini,” ucapnya kepada pasukan Israel di Gaza utara pada Selasa.
Kunjungan Netanyahu Dikecam Palestina