Allah Membinasakan Musuh Para Nabi: Mengapa Dia Membiarkan Musuh Adam?
Miftah yusufpati
Sabtu, 19 April 2025 - 04:30 WIB
Buah-buahan surga yang pertama kali dimakan oleh Adam adalah nabq. Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID-Ada yang bertanya: “Mengapa Allah membinasakan musuh-musuh para nabi, tetapi Dia membiarkan Iblis, musuh Adam, tetap hidup?”
Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya Allah menghendaki untuk tidak dimaksiati, tentu Dia tidak menciptakan Iblis".
Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas yang diterjemahkan oleh Abdul Halim berjudul “Kisah Penciptaan dan Tokoh-tokoh Sepanjang Zaman” menyebut alasan lain, Iblis dibiarkan hidup adalah untuk memberikan hukuman bagi orang-orang yang kafir dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Sebab, Allah mencintai mereka apabila mereka menentang Iblis.
Lagi pula, Iblis telah meminta kepada Tuhannya agar diberi tempo hingga Hari Kebangkitan.
Adam Melihat Hawa di Dalam Mimpinya
Satu ketika Adam turun dari mimbar setelah berbicara dengan malaikat, dia duduk di antara para malaikat. Kemudian Allah menjadikan dia tertidur karena di dalam tidur itu ada ketenangan bagi badan.
Ketika tidur, dia melihat Hawa di dalam mimpinya, padahal Hawa belum diciptakan. Dia tertarik kepadanya ketika melihatnya. Kemudian Allah keluarkan dari tulang rusuknya yang sebelah kiri.
Rasulullah SAW bersabda, “Seandainya Allah menghendaki untuk tidak dimaksiati, tentu Dia tidak menciptakan Iblis".
Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas yang diterjemahkan oleh Abdul Halim berjudul “Kisah Penciptaan dan Tokoh-tokoh Sepanjang Zaman” menyebut alasan lain, Iblis dibiarkan hidup adalah untuk memberikan hukuman bagi orang-orang yang kafir dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Sebab, Allah mencintai mereka apabila mereka menentang Iblis.
Lagi pula, Iblis telah meminta kepada Tuhannya agar diberi tempo hingga Hari Kebangkitan.
Adam Melihat Hawa di Dalam Mimpinya
Satu ketika Adam turun dari mimbar setelah berbicara dengan malaikat, dia duduk di antara para malaikat. Kemudian Allah menjadikan dia tertidur karena di dalam tidur itu ada ketenangan bagi badan.
Ketika tidur, dia melihat Hawa di dalam mimpinya, padahal Hawa belum diciptakan. Dia tertarik kepadanya ketika melihatnya. Kemudian Allah keluarkan dari tulang rusuknya yang sebelah kiri.