ASEAN Diminta Lantang Bela Palestina, Indonesia dan Malaysia Jadi Motor
Tim langit 7
Rabu, 23 April 2025 - 08:40 WIB
ASEAN Diminta Lantang Bela Palestina, Indonesia dan Malaysia Jadi Motor
LANGIT7.ID-Jakarta;Dukungan terhadap Palestina kembali ditegaskan lewat kolaborasi regional saat Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Dr. Ahmad Zahid Hamidi, mengakhiri kunjungan resminya di Jakarta pada Selasa, 22 April 2025. Dalam konferensi pers penutup, Zahid menyampaikan bahwa lawatan tiga harinya ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat solidaritas ASEAN dalam isu kemanusiaan, terutama konflik yang masih berlangsung di Gaza.
Menurut Zahid, Presiden RI Prabowo Subianto telah menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Malaysia yang secara aktif mendesak penghentian kekerasan dan mendorong solusi jangka panjang.
“Endorsement telah diberikan oleh Presiden Indonesia terhadap bantuan kemanusiaan dan gencatan senjata secara kekal,” ujar Wakil PM Ahmad Zahid, dikutip Rabu (23/4/2025).
Dalam pernyataannya, ia juga menyoroti pentingnya peran kolektif ASEAN untuk tidak berhenti hanya pada retorika.
"Kedua negara akan terus menekan komunitas internasional agar segera mengambil tindakan konkret, tidak hanya sekedar mengutuk," tegas Ahmad Zahid.
Zahid menambahkan bahwa Malaysia berkomitmen untuk terus menjadi garda depan dalam memperjuangkan suara negara-negara Asia Tenggara agar lebih lantang membela isu-isu kemanusiaan, termasuk tragedi yang menimpa warga sipil Palestina.
Kunjungan ini menegaskan bahwa kerja sama Indonesia dan Malaysia tidak hanya sebatas agenda bilateral, melainkan juga menyasar peran strategis kawasan dalam percaturan global, terutama ketika dunia dinilai lambat merespons krisis kemanusiaan yang berlarut-larut.
Menurut Zahid, Presiden RI Prabowo Subianto telah menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Malaysia yang secara aktif mendesak penghentian kekerasan dan mendorong solusi jangka panjang.
“Endorsement telah diberikan oleh Presiden Indonesia terhadap bantuan kemanusiaan dan gencatan senjata secara kekal,” ujar Wakil PM Ahmad Zahid, dikutip Rabu (23/4/2025).
Dalam pernyataannya, ia juga menyoroti pentingnya peran kolektif ASEAN untuk tidak berhenti hanya pada retorika.
"Kedua negara akan terus menekan komunitas internasional agar segera mengambil tindakan konkret, tidak hanya sekedar mengutuk," tegas Ahmad Zahid.
Zahid menambahkan bahwa Malaysia berkomitmen untuk terus menjadi garda depan dalam memperjuangkan suara negara-negara Asia Tenggara agar lebih lantang membela isu-isu kemanusiaan, termasuk tragedi yang menimpa warga sipil Palestina.
Kunjungan ini menegaskan bahwa kerja sama Indonesia dan Malaysia tidak hanya sebatas agenda bilateral, melainkan juga menyasar peran strategis kawasan dalam percaturan global, terutama ketika dunia dinilai lambat merespons krisis kemanusiaan yang berlarut-larut.
(lam)