Korban Perang Gaza Tembus 52.243 Jiwa, Ratusan Orang Hilang Dinyatakan Tewas
Nabil
Senin, 28 April 2025 - 06:59 WIB
Korban Perang Gaza Tembus 52.243 Jiwa, Ratusan Orang Hilang Dinyatakan Tewas
LANGIT7.ID-Jakarta;Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan pada Minggu bahwa jumlah korban tewas akibat perang kini sudah melewati angka 52.000 orang, setelah ratusan orang yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya dipastikan meninggal.
“Sebanyak 697 orang syuhada tambahan telah dimasukkan ke dalam data kumulatif setelah data mereka diselesaikan dan diverifikasi oleh komite pemantau orang hilang,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan, dengan total keseluruhan korban kini mencapai 52.243 jiwa.
Beberapa lembaga PBB yang beroperasi di Gaza menyebutkan bahwa data dari kementerian ini cukup kredibel dan sering menjadi rujukan organisasi internasional. Salah satu rumah sakit di wilayah Palestina itu juga membenarkan data tersebut dan menjelaskan bagaimana prosesnya.
"Awalnya keluarga melaporkan bahwa mereka kehilangan anggota keluarganya. Tapi kemudian jasad-jasad mereka ditemukan — entah dari bawah reruntuhan atau dari area yang sebelumnya sulit diakses tim medis karena kehadiran tentara Israel," jelas Khalil al-Daqran, juru bicara Rumah Sakit Al-Aqsa Martyrs.
Ia mengatakan bahwa pengumuman 697 korban tambahan ini dilakukan setelah sebuah “komite yudisial” menyelesaikan verifikasi data dan mengubah status mereka dari orang hilang menjadi syuhada. Saat ditanya kenapa jumlah sebanyak itu diumumkan sekaligus, Kantor Media Pemerintah Hamas di Gaza menjelaskan bahwa statistik memang dirilis secara berkala.
Ini bukan kali pertama kementerian melakukan revisi besar seperti ini.
"Komite yudisial mengeluarkan laporan mereka secara berkala, bukan setiap hari. Mereka mengikuti protokol prosedural mereka sendiri, dan setelah laporan selesai, baru datanya diumumkan," kata Ismail al-Thawabta, Direktur Jenderal Kantor Media, kepada AFP.
“Sebanyak 697 orang syuhada tambahan telah dimasukkan ke dalam data kumulatif setelah data mereka diselesaikan dan diverifikasi oleh komite pemantau orang hilang,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan, dengan total keseluruhan korban kini mencapai 52.243 jiwa.
Beberapa lembaga PBB yang beroperasi di Gaza menyebutkan bahwa data dari kementerian ini cukup kredibel dan sering menjadi rujukan organisasi internasional. Salah satu rumah sakit di wilayah Palestina itu juga membenarkan data tersebut dan menjelaskan bagaimana prosesnya.
"Awalnya keluarga melaporkan bahwa mereka kehilangan anggota keluarganya. Tapi kemudian jasad-jasad mereka ditemukan — entah dari bawah reruntuhan atau dari area yang sebelumnya sulit diakses tim medis karena kehadiran tentara Israel," jelas Khalil al-Daqran, juru bicara Rumah Sakit Al-Aqsa Martyrs.
Ia mengatakan bahwa pengumuman 697 korban tambahan ini dilakukan setelah sebuah “komite yudisial” menyelesaikan verifikasi data dan mengubah status mereka dari orang hilang menjadi syuhada. Saat ditanya kenapa jumlah sebanyak itu diumumkan sekaligus, Kantor Media Pemerintah Hamas di Gaza menjelaskan bahwa statistik memang dirilis secara berkala.
Ini bukan kali pertama kementerian melakukan revisi besar seperti ini.
"Komite yudisial mengeluarkan laporan mereka secara berkala, bukan setiap hari. Mereka mengikuti protokol prosedural mereka sendiri, dan setelah laporan selesai, baru datanya diumumkan," kata Ismail al-Thawabta, Direktur Jenderal Kantor Media, kepada AFP.