Menhub: Tambah Fasilitas PCR di Bandara Soekarno-Hatta
Mahmuda attar hussein
Selasa, 28 September 2021 - 20:44 WIB
Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, salah satu pintu masuk Indonesia dari jalur udara Foto: Langit7.id/istock
Angkasa Pura II selaku pengelola bandara diminta untuk menambah fasilitas tes PCR di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno Hatta, sebagai salah satu pintu masuk negara.
Permintaan itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
“Penambahan fasiltas PCR ini perlu dilakukan untuk mempersingkat waktu tunggu para penumpang yang tiba di Soekarno-Hatta dalam menjalani pemeriksaan kesehatan di sini,” kata Budi Karya dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Selasa (28.9/2021).
Kapasitas tes PCR di Bandara Soekarno Hatta saat ini, menurut Budi Karya, hanya mampu memeriksa sebanyak 200 penumpang per jam.
Ia berharap penambahan fasilitas tes PCR diharapkan bisa memeriksa hingga 700 penumpang lebih per jamnya.
Menhub juga menegaskan agar penanganan penumpang kedatangan internasional dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan ketentuan yang berlaku.
Kebijakan itu, ujarnya, dalam rangka mengantisipasi dan mencegah masuknya varian baru Covid-19 dari luar negeri melalui simpul transportasi bandara.
Permintaan itu disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
“Penambahan fasiltas PCR ini perlu dilakukan untuk mempersingkat waktu tunggu para penumpang yang tiba di Soekarno-Hatta dalam menjalani pemeriksaan kesehatan di sini,” kata Budi Karya dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Selasa (28.9/2021).
Kapasitas tes PCR di Bandara Soekarno Hatta saat ini, menurut Budi Karya, hanya mampu memeriksa sebanyak 200 penumpang per jam.
Ia berharap penambahan fasilitas tes PCR diharapkan bisa memeriksa hingga 700 penumpang lebih per jamnya.
Menhub juga menegaskan agar penanganan penumpang kedatangan internasional dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan ketentuan yang berlaku.
Kebijakan itu, ujarnya, dalam rangka mengantisipasi dan mencegah masuknya varian baru Covid-19 dari luar negeri melalui simpul transportasi bandara.