Anak Muda Gen-Z Ekspor Kelapa Parut Asal Sulawesi dan Maluku ke Pasar Mesir
Tim langit 7
Jum'at, 02 Mei 2025 - 08:05 WIB
Anak Muda Gen-Z Ekspor Kelapa Parut Asal Sulawesi dan Maluku ke Pasar Mesir
LANGIT7.ID-Mesir; Perusahaan produk kelapa Indonesia, Nua Nusantara Commodities menandatangani kontrak penjualan produk kelapa kering lemak tinggi (HS code 08011 medium high fat desiccated coconut) dengan perusahaan ekspor-impor Mesir, The Egyptian Office for Customs Cleareance, Import & Export, Damietta, Mesir.
"KBRI Kairo pada pagi yang cerah di awal Musim Panas menyaksikan terealisasinya perdagangan antara perusahaan Indonesia dan Mesir berupa ekspor produk medium high fat desiccated coconut. Hal ini diharapkan dapat memberi harapan dan cahaya terang bagi UMKM sektor pertanian dan perkebunan Indonesia untuk terus maju menciptakan produk berkualitas tinggi," ungkap Duta Besar RI untuk Mesir, Dr. (H.C.) Lutfi Rauf di sela-sela prosesi penandatanganan Kontrak Impor di Ruang Displai Produk Ekspor KBRI Kairo (30 April 2025).
Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti S., Koordinator Fungsi Ekonomi, Abdul Gafur dan Pelaksana Fungsi Ekonomi, Rifki Rustam Arsyad beserta staf menyaksikan penandatanganan kontrak penjualan antara PT. Nua Nusantara Commodities yang dihadiri secara daring oleh Muhammad Adam Ghazani (Direktur), Muhammad Rayhan Afief (Wakil Direktur), dan Ghozi Daud Auliya (Staf) dengan perusahaan ekspor-impor Mesir, The Egyptian Office for Customs Cleareance, Import & Export, Damietta yang dihadiri langsung oleh Hatim Nagah, Direktur, dan Anggota Direksi; Dr. A. Hany Elhabrouk, dan Ahmad Moustafa.
Direktur PT. Nua Nusantara Commodities, Muhammad Adam Ghazani , menerangkan pihaknya menyampaikan terima kasih atas fasiitasi dan dukungan dari KBRI Kairo yang cepat memberikan peluang yang kongkrit untuk ekspor produk kelapa parut kering dari Indonesia. Adam menambahkan, pihaknya mengolah bahan baku kelapa langsung dari Pulau Sulawesi dan Maluku khususnya dari kelompok petani dan pekebun kelapa dan diharapkan kontrak ini dapat berkelanjutan di hari-hari mendatang.
Direktur PT. Nua Nusantara Commodities, Muhammad Adam Ghazani, menerangkan pihaknya menyampaikan terima kasih atas fasilitasi dan dukungan luar biasa dari KBRI Kairo, khususnya kepada Atase Perdagangan, Bapak M. Syahran Bhakti S., yang secara aktif menjembatani komunikasi dan membuka akses pasar ekspor bagi pelaku usaha Indonesia. Adam menekankan bahwa kehadiran dan keterlibatan langsung Atdag Kairo dalam proses penjajakan hingga penandatanganan kontrak menjadi faktor kunci keberhasilan kerja sama ini.
“Dukungan cepat, konkret, dan profesional dari Atdag dan tim ekonomi KBRI Kairo benar-benar memberikan dampak nyata bagi kami pelaku usaha muda Gen-Z. Kami merasa tidak berjalan sendiri. Beliau membuka ruang diskusi, memberikan arahan strategis, dan memfasilitasi pertemuan dengan calon mitra Mesir yang sebelumnya sulit kami jangkau,” ujar Adam.
Ia juga menambahkan bahwa inisiatif KBRI Kairo dalam menyediakan ruang displai produk ekspor menjadi bentuk nyata diplomasi ekonomi yang berdampak langsung pada pertumbuhan UMKM dan eksportir baru Indonesia. “Fasilitasi ini bukan hanya membuka peluang bisnis, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam mendorong anak-anak muda Indonesia menembus pasar global,” tutup Adam.
"KBRI Kairo pada pagi yang cerah di awal Musim Panas menyaksikan terealisasinya perdagangan antara perusahaan Indonesia dan Mesir berupa ekspor produk medium high fat desiccated coconut. Hal ini diharapkan dapat memberi harapan dan cahaya terang bagi UMKM sektor pertanian dan perkebunan Indonesia untuk terus maju menciptakan produk berkualitas tinggi," ungkap Duta Besar RI untuk Mesir, Dr. (H.C.) Lutfi Rauf di sela-sela prosesi penandatanganan Kontrak Impor di Ruang Displai Produk Ekspor KBRI Kairo (30 April 2025).
Atase Perdagangan KBRI Kairo, M. Syahran Bhakti S., Koordinator Fungsi Ekonomi, Abdul Gafur dan Pelaksana Fungsi Ekonomi, Rifki Rustam Arsyad beserta staf menyaksikan penandatanganan kontrak penjualan antara PT. Nua Nusantara Commodities yang dihadiri secara daring oleh Muhammad Adam Ghazani (Direktur), Muhammad Rayhan Afief (Wakil Direktur), dan Ghozi Daud Auliya (Staf) dengan perusahaan ekspor-impor Mesir, The Egyptian Office for Customs Cleareance, Import & Export, Damietta yang dihadiri langsung oleh Hatim Nagah, Direktur, dan Anggota Direksi; Dr. A. Hany Elhabrouk, dan Ahmad Moustafa.
Direktur PT. Nua Nusantara Commodities, Muhammad Adam Ghazani , menerangkan pihaknya menyampaikan terima kasih atas fasiitasi dan dukungan dari KBRI Kairo yang cepat memberikan peluang yang kongkrit untuk ekspor produk kelapa parut kering dari Indonesia. Adam menambahkan, pihaknya mengolah bahan baku kelapa langsung dari Pulau Sulawesi dan Maluku khususnya dari kelompok petani dan pekebun kelapa dan diharapkan kontrak ini dapat berkelanjutan di hari-hari mendatang.
Direktur PT. Nua Nusantara Commodities, Muhammad Adam Ghazani, menerangkan pihaknya menyampaikan terima kasih atas fasilitasi dan dukungan luar biasa dari KBRI Kairo, khususnya kepada Atase Perdagangan, Bapak M. Syahran Bhakti S., yang secara aktif menjembatani komunikasi dan membuka akses pasar ekspor bagi pelaku usaha Indonesia. Adam menekankan bahwa kehadiran dan keterlibatan langsung Atdag Kairo dalam proses penjajakan hingga penandatanganan kontrak menjadi faktor kunci keberhasilan kerja sama ini.
“Dukungan cepat, konkret, dan profesional dari Atdag dan tim ekonomi KBRI Kairo benar-benar memberikan dampak nyata bagi kami pelaku usaha muda Gen-Z. Kami merasa tidak berjalan sendiri. Beliau membuka ruang diskusi, memberikan arahan strategis, dan memfasilitasi pertemuan dengan calon mitra Mesir yang sebelumnya sulit kami jangkau,” ujar Adam.
Ia juga menambahkan bahwa inisiatif KBRI Kairo dalam menyediakan ruang displai produk ekspor menjadi bentuk nyata diplomasi ekonomi yang berdampak langsung pada pertumbuhan UMKM dan eksportir baru Indonesia. “Fasilitasi ini bukan hanya membuka peluang bisnis, tetapi juga menjadi simbol kehadiran negara dalam mendorong anak-anak muda Indonesia menembus pasar global,” tutup Adam.