Menbud Fadli Zon Resmi Luncurkan Dana Indonesiana untuk Pemajuan Budaya Bangsa
Lusi mahgriefie
Senin, 05 Mei 2025 - 12:38 WIB
Menbud Fadli Zon resmi meluncurkan Dana Indonesiana.
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon secara resmi meluncurkan Dana Indonesiana, sebuah inisiatif strategis pemerintah dalam mendukung pelestarian dan pengembangan budaya.
"Dana Indonesiana 2025, suatu momen yang ditunggu bersama yang secara kolektif menunjukkan bahwa negara hadir di dalam pemajuan budaya. Ini adalah bentuk endowment fund, uang dari rakyat yang dikelola dengan baik menjadi Dana Abadi, kemudian dikelola untuk Dana Indonesiana," kata Fadli Zon dalam sambutannya saat peresmian Dana Indonesiana di Jakarta, Senin (5/5/2025).
Dengan adanya Dana Indonesiana, lanjut Fadli Zon, besar harapan akan adanya pemajuan kebudayaan sebagai bagian dari upaya untuk menanamkan kembali jati diri bangsa, kekuatan bangsa secara inklusif, harmonis dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, melalui Dana Indonesiana pemerintah dalam hal ini, Kementerian Kebudayaan, dan LPDP hadir untuk menciptakan skema pendanaan secara berkelanjutan, agar kebudayaan Indonesia baik warisan, seni, tradisi, pengetahuan, adat, inovasi kreatif dapat terus berkembang menjadi fondasi nasional.
"Pendanan publik begitu penting, tanpa investasi yang tidak tepat banyak komunitas, tradisi, budaya berskala kecil yang membutuhkan bantuan berisiko hilang," ungkap Menbud.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan Bambang Wibawarta dalam sambutannya mengatakan bahwa Dana Indonesian bukan hanya sekadar sumber pembiayaan, melainkan juga adalah wujud penghargaan atas kebudayaan bangsa dan juga bentuk dari keberpihakan negara pada pelaku budaya nusantara.
"Melalui mekanisme yang inklusif, transparan dan berlanjutan. semoga ini menjadi pondasi kokoh bagi tubuhnya ekosistem budaya yang kokoh adil dan merata. Program ini juga menyasar dearah 3T," jelasnya.
"Dana Indonesiana 2025, suatu momen yang ditunggu bersama yang secara kolektif menunjukkan bahwa negara hadir di dalam pemajuan budaya. Ini adalah bentuk endowment fund, uang dari rakyat yang dikelola dengan baik menjadi Dana Abadi, kemudian dikelola untuk Dana Indonesiana," kata Fadli Zon dalam sambutannya saat peresmian Dana Indonesiana di Jakarta, Senin (5/5/2025).
Dengan adanya Dana Indonesiana, lanjut Fadli Zon, besar harapan akan adanya pemajuan kebudayaan sebagai bagian dari upaya untuk menanamkan kembali jati diri bangsa, kekuatan bangsa secara inklusif, harmonis dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, melalui Dana Indonesiana pemerintah dalam hal ini, Kementerian Kebudayaan, dan LPDP hadir untuk menciptakan skema pendanaan secara berkelanjutan, agar kebudayaan Indonesia baik warisan, seni, tradisi, pengetahuan, adat, inovasi kreatif dapat terus berkembang menjadi fondasi nasional.
"Pendanan publik begitu penting, tanpa investasi yang tidak tepat banyak komunitas, tradisi, budaya berskala kecil yang membutuhkan bantuan berisiko hilang," ungkap Menbud.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan Bambang Wibawarta dalam sambutannya mengatakan bahwa Dana Indonesian bukan hanya sekadar sumber pembiayaan, melainkan juga adalah wujud penghargaan atas kebudayaan bangsa dan juga bentuk dari keberpihakan negara pada pelaku budaya nusantara.
"Melalui mekanisme yang inklusif, transparan dan berlanjutan. semoga ini menjadi pondasi kokoh bagi tubuhnya ekosistem budaya yang kokoh adil dan merata. Program ini juga menyasar dearah 3T," jelasnya.