LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Menteri Kebudayaan RI
Fadli Zon secara resmi meluncurkan
Dana Indonesiana, sebuah inisiatif strategis pemerintah dalam mendukung pelestarian dan pengembangan budaya.
"Dana Indonesiana 2025, suatu momen yang ditunggu bersama yang secara kolektif menunjukkan bahwa negara hadir di dalam pemajuan budaya. Ini adalah bentuk
endowment fund, uang dari rakyat yang dikelola dengan baik menjadi Dana Abadi, kemudian dikelola untuk Dana Indonesiana," kata Fadli Zon dalam sambutannya saat peresmian Dana Indonesiana di Jakarta, Senin (5/5/2025).
Dengan adanya
Dana Indonesiana, lanjut Fadli Zon, besar harapan akan adanya pemajuan kebudayaan sebagai bagian dari upaya untuk menanamkan kembali jati diri bangsa, kekuatan bangsa secara inklusif, harmonis dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, melalui Dana Indonesiana pemerintah dalam hal ini, Kementerian Kebudayaan, dan LPDP hadir untuk menciptakan skema pendanaan secara berkelanjutan, agar kebudayaan Indonesia baik warisan, seni, tradisi, pengetahuan, adat, inovasi kreatif dapat terus berkembang menjadi fondasi nasional.
![Menbud Fadli Zon Resmi Luncurkan Dana Indonesiana untuk Pemajuan Budaya Bangsa]()
"Pendanan publik begitu penting, tanpa investasi yang tidak tepat banyak komunitas, tradisi, budaya berskala kecil yang membutuhkan bantuan berisiko hilang," ungkap Menbud.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan Bambang Wibawarta dalam sambutannya mengatakan bahwa Dana Indonesian bukan hanya sekadar sumber pembiayaan, melainkan juga adalah wujud penghargaan atas kebudayaan bangsa dan juga bentuk dari keberpihakan negara pada pelaku budaya nusantara.
"Melalui mekanisme yang inklusif, transparan dan berlanjutan. semoga ini menjadi pondasi kokoh bagi tubuhnya ekosistem budaya yang kokoh adil dan merata. Program ini juga menyasar dearah 3T," jelasnya.
Ia memastikan bahwa pemerintah berkomitmen mengelola dana tersebut secara akuntable dan mampu berdampak luas bagi masyarakat. Serta menciptakan kebudayaan Indonesia yang berdaulat dan mandiri.
"Saat ini sudah bisa diakses dan dibuat akun, jadi siapapun sudah bisa membuat akun dan melihat programnnya seperti apa," ungkapnya.
Hadir dalam acara tersebut, Direktur Fasilitas Riset LPDP, Ayom Widipaminto. Menurutnya, Dana Indonesiana merupakan fasilitas untuk para pelaku budaya di seluruh Indonesia, melalui pendanaan yang diprakarsai masyarakat.
"Sesuai Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2021 Dana abadi di bidang Pendidikan, di dalamnya ada dana abadi kebudayaan yang ditujukan untuk memajukan kebudayaan bangsa kita," imbuhnya.
(lsi)