Pemprov Jateng Luncurkan Program Beasiswa ke Korsel
Haris budiman
Senin, 05 Mei 2025 - 19:57 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat meluncurkan program beasiswa ke Korsel. (foto: jatengprov.go.id)
LANGIT7.ID-Pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) meluncurkan program beasiswa ke Korea Selatan.
Peluncuran program dilakukan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di kompleks kantor gubernur Jateng Senin, (5/5/2025).
Melalui beasiswa pendidikan diharapkan dapat menekan kemiskinan.
Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan, pihaknya siap memberangkatkan dan memfasilitasi siswa yang berminat menempuh pendidikan ke Korea Selatan. Untuk tahap awal, pihaknya akan memberangkatkan sekitar 100 orang siswa, dari 800 siswa yang mendaftar.
“Seratus siswa akan berangkat di 16 universitas. Di mana fasilitas yang kita gunakan, pemprov memfasilitasi tanpa biaya, karena beasiswa, di sana bisa bekerja, dia dapat asuransi dan sebagainya, tempat tinggal dan lainnya,” kata Luthfi dikutip dari jatengprov.go.id
Menurutnya, saat ini tidak hanya Korea Selatan yang menjadi tujuan beasiswa untuk masyarakat Jateng. Ke depan, sejumlah negara siap dijajaki, seperti Jerman, Turki, Mesir, sama China.
“Njaluk neng ndi kita turuti, yang penting masyarakat kita pinter,” ucapnya.
Peluncuran program dilakukan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di kompleks kantor gubernur Jateng Senin, (5/5/2025).
Melalui beasiswa pendidikan diharapkan dapat menekan kemiskinan.
Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan, pihaknya siap memberangkatkan dan memfasilitasi siswa yang berminat menempuh pendidikan ke Korea Selatan. Untuk tahap awal, pihaknya akan memberangkatkan sekitar 100 orang siswa, dari 800 siswa yang mendaftar.
“Seratus siswa akan berangkat di 16 universitas. Di mana fasilitas yang kita gunakan, pemprov memfasilitasi tanpa biaya, karena beasiswa, di sana bisa bekerja, dia dapat asuransi dan sebagainya, tempat tinggal dan lainnya,” kata Luthfi dikutip dari jatengprov.go.id
Menurutnya, saat ini tidak hanya Korea Selatan yang menjadi tujuan beasiswa untuk masyarakat Jateng. Ke depan, sejumlah negara siap dijajaki, seperti Jerman, Turki, Mesir, sama China.
“Njaluk neng ndi kita turuti, yang penting masyarakat kita pinter,” ucapnya.