Profil Rektor Unair Muhammad Madyan: Alumni FEB, Dikenal sebagai Pakar Manajemen
Tim langit 7
Selasa, 06 Mei 2025 - 05:18 WIB
Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin terplih sebagai Unair periode 2025-2030.
Prof Muhammad Madyan terpilih sebagai Rektor Universitas Airlangga (Unair) periode 2025-2030. Dia menggantikan Prof M Nasich yang sudah dua periode menjabat.
Jabatan terakhir Madyan di Unair adalah Wakil Rektor Bidang Sumber Daya periode 2020-2025. Dia juga pernah Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Airlangga pada 2014.
Pria kelahitan Martapura, Kalimantan Selatan ini dikenal sebagai pakar ilmu manajemen. Dia pernah penelitian berjudul Miopia dalam investasi: Usia manajer berpengelaman dan distorsi investasi jangka panjang.
Baca juga:Muhammad Madyan Terpilih sebagai Rektor Unair Periode 2025-2030
Pada tiga tahun lalu, Prof Madyan mendapatkan gelar guru besar di bidang ilmu manajemen. Madyan menyelesaikan pendidikan sarjananya S1 di Fakultas Ekonomi Unair.
Lalu, untuk magisternya pun sama yakni di Unair. Tak puas di Unair, dia kembali melanjutkan pendidikan magister di University of Wollongong, Australia. Dan, gelar doktor di Universitas Brawijaya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Majelis Wali Amanat Unair, Prof (HCUA) Dr H Sunarto SH MH mengatakan, terpilihnya madyan berdasarkan pemungutan suara MWA Unair terhadap tiga calon rektor yang sudah terjaring sebelumnya di tingkat Senat Akademik Unair. Dari total 30 anggota MWA, sebanyak 27 memberikan suara, sedangkan 3 anggota tidak hadir.
Jabatan terakhir Madyan di Unair adalah Wakil Rektor Bidang Sumber Daya periode 2020-2025. Dia juga pernah Direktur Sumber Daya Manusia Universitas Airlangga pada 2014.
Pria kelahitan Martapura, Kalimantan Selatan ini dikenal sebagai pakar ilmu manajemen. Dia pernah penelitian berjudul Miopia dalam investasi: Usia manajer berpengelaman dan distorsi investasi jangka panjang.
Baca juga:Muhammad Madyan Terpilih sebagai Rektor Unair Periode 2025-2030
Pada tiga tahun lalu, Prof Madyan mendapatkan gelar guru besar di bidang ilmu manajemen. Madyan menyelesaikan pendidikan sarjananya S1 di Fakultas Ekonomi Unair.
Lalu, untuk magisternya pun sama yakni di Unair. Tak puas di Unair, dia kembali melanjutkan pendidikan magister di University of Wollongong, Australia. Dan, gelar doktor di Universitas Brawijaya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Majelis Wali Amanat Unair, Prof (HCUA) Dr H Sunarto SH MH mengatakan, terpilihnya madyan berdasarkan pemungutan suara MWA Unair terhadap tiga calon rektor yang sudah terjaring sebelumnya di tingkat Senat Akademik Unair. Dari total 30 anggota MWA, sebanyak 27 memberikan suara, sedangkan 3 anggota tidak hadir.