home lifestyle muslim

Kenapa Sebaiknya Tak Memberikan Mahar Seperangkat Alat Shalat? Ini Penjelasannya

Kamis, 08 Mei 2025 - 07:37 WIB
Ilustrasi pernikahan. (foto: unsplash.com/@beyzahzah)
LANGIT7.ID-Mahar seperangkat alat shalat tidak diberikan Maxime Bouttier kepada Luna Maya saat akad nikah, Rabu (7/5/2025).

Maxime lebih memilih memberikan mahar berupa uang senilai USD 2.025 dan logam mulia seberat 7,5 gram.

Publik pasti bertanya-tanya, kenapa Maxime tidak memberikan mahar seperangkat alat shalat, yang biasanya menjadi tren di kalangan selebritis dan publik figur?.

Kenapa Mahar Seperangkat Alat Sholat itu Berat?

Mahar merupakan hak istri yang harus dipenuhi suami. Dalam buku Fiqih Munakahat: Hukum Pernikahan dalam Islam (2023) oleh Sakban Lubis dkk. juga dijelaskan bahwa mahar merupakan bukti kebenaran cinta sang suami kepada istri. Ini sesuai dengan makna kata mahar dalam bahasa Arab, yakni as-shadaq yang diambil dari kata sidq, yang artinya kebenaran.

Dalam KBBI, mahar didefinisikan sebagai pemberian wajib berupa uang atau barang dari mempelai laki-laki kepada mempelai perempuan ketika dilangsungkan akad nikah. Definisi ini sejalan dengan penerapan di Indonesia yang memberikan mahar saat akad.

Dikutip dari Kumparan jika merujuk pada buku Fiqih Munakahat: Hukum Pernikahan dalam Islam, dalam tradisi Arab, mahar tidak wajib diserahkan saat akad. Artinya, mempelai laki-laki boleh memberikan mahar setelah akad nikah berlangsung. Jika pemberiannya dilakukan sebelum akad, maka namanya bukan mahar, tapi hadiah biasa.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya