Naomi Osaka Bangkit dari Ambang Kekalahan untuk Atasi Golubic di Roma Open
Sururi al faruq
Kamis, 08 Mei 2025 - 19:09 WIB
Naomi Osaka Bangkit dari Ambang Kekalahan untuk Atasi Golubic di Roma Open
LANGIT7.ID-Roma; Petenis Jepang yang sudah mengoleksi 3 grand slam, Naomi Osaka nyaris tersingkir sebelum akhirnya mengalahkan lucky loser Viktorija Golubic di babak kedua Internazionali BNL d'Italia dengan skor 2-6, 7-5, 6-1.Kemenangan ini memperpanjang rekor kemenangan Osaka di lapangan tanah liat menjadi tujuh pertandingan.
Awalnya, Osaka dijadwalkan menghadapi unggulan kesembilan, Paula Badosa, namun petenis Spanyol itu mengundurkan diri sesaat sebelum pertandingan karena cedera punggung yang telah mengganggunya sepanjang tahun 2025.
Osaka, juara turnamen WTA 125 Saint-Malo pekan lalu, pernah mengalahkan Golubic 6-3, 6-2 di Olimpiade Tokyo 2021. Namun, kali ini, petenis Swiss berusia 32 tahun itu—yang juga semifinalis di Saint-Malo—hampir mengandaskan perjalanan Osaka dengan permainan slice, drop shot, dan backhand satu tangan yang mengacaukan ritme permainan Osaka.
Golubic sempat memimpin break dua kali di set kedua dan bahkan sempat memimpin 5-4. Namun, Osaka bermain dengan keteguhan dan ketepatan maksimal saat terpojok. Ia membalas break Golubic untuk menyamakan kedudukan 3-3 dengan serangkaian pukulan menakjubkan. Meski tidak langsung mengubah momentum, momen itu menjadi pertanda kebangkitan Osaka. Dari skor 5-4 tertinggal, ia menemukan performa terbaiknya dan memenangkan delapan game beruntun hingga memimpin 5-0 di set penentu.
Di babak berikutnya, Osaka akan menghadapi unggulan ke-18 Beatriz Haddad Maia atau Marie Bouzkova, sambil berusaha melaju ke 16 besar Roma untuk tahun kedua berturut-turut.(*/saf/wtatour)
Awalnya, Osaka dijadwalkan menghadapi unggulan kesembilan, Paula Badosa, namun petenis Spanyol itu mengundurkan diri sesaat sebelum pertandingan karena cedera punggung yang telah mengganggunya sepanjang tahun 2025.
Osaka, juara turnamen WTA 125 Saint-Malo pekan lalu, pernah mengalahkan Golubic 6-3, 6-2 di Olimpiade Tokyo 2021. Namun, kali ini, petenis Swiss berusia 32 tahun itu—yang juga semifinalis di Saint-Malo—hampir mengandaskan perjalanan Osaka dengan permainan slice, drop shot, dan backhand satu tangan yang mengacaukan ritme permainan Osaka.
Golubic sempat memimpin break dua kali di set kedua dan bahkan sempat memimpin 5-4. Namun, Osaka bermain dengan keteguhan dan ketepatan maksimal saat terpojok. Ia membalas break Golubic untuk menyamakan kedudukan 3-3 dengan serangkaian pukulan menakjubkan. Meski tidak langsung mengubah momentum, momen itu menjadi pertanda kebangkitan Osaka. Dari skor 5-4 tertinggal, ia menemukan performa terbaiknya dan memenangkan delapan game beruntun hingga memimpin 5-0 di set penentu.
Di babak berikutnya, Osaka akan menghadapi unggulan ke-18 Beatriz Haddad Maia atau Marie Bouzkova, sambil berusaha melaju ke 16 besar Roma untuk tahun kedua berturut-turut.(*/saf/wtatour)
(lam)