home global news

Fadli Zon Sambut Delegasi Parlemen Negara-Negara Islam (PUIC): Diplomasi Budaya Jadi Pilar Perdamaian Dunia

Senin, 12 Mei 2025 - 07:37 WIB
Fadli Zon Sambut Delegasi Parlemen Negara-Negara Islam (PUIC): Diplomasi Budaya Jadi Pilar Perdamaian Dunia
LANGIT7.ID-ROMA;Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menjamu para delegasi Konferensi ke-19 Parlemen Negara-Negara Islam (OKI) atau Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) dalam resepsi budaya di Museum Nasional Indonesia, Jakarta pada Minggu (11/5/2025). Acara ini mengawali rangkaian konferensi PUIC di Jakarta yang akan berlangsung pada 12-15 Mei 2025, dengan DPR RI bertindak sebagai tuan rumah, sekaligus menampilkan wajah damai Islam di Indonesia melalui kekayaan seni dan warisan budayanya.

Dihadiri oleh Ketua DPR, Puan Maharani, dan para Ketua dan Anggota Parlemen negara-negara OKI, serta para Duta Besar dan tamu kehormatan dari berbagai negara, Kementerian Kebudayaan menampilkan ragam kekayaan budaya Indonesia yang berakar pada sejarah panjang peradaban dan nilai-nilai Islam yang moderat dan toleran.

“Saya sangat tersentuh melihat banyak wajah-wajah yang tak asing, rekan-rekan seperjuangan saya selama bertahun-tahun di parlemen dan dalam kerja sama antar parlemen, termasuk di PUIC,” ujar Fadli dalam sambutannya. Sebagai mantan Wakil Ketua DPR RI (periode 2014-2019) dan Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen DPRI RI (2019-2024), Fadli dikenal aktif memperkuat diplomasi parlemen Indonesia, termasuk dalam mendorong nilai-nilai keadilan dan kemerdekaan Palestina di forum-forum internasional.

Lebih lanjut, Fadli menekankan pentingnya kebudayaan sebagai kekuatan lunak (_soft power_) untuk mendorong transformasi ekonomi, memperkuat institusi yang tangguh, dan membangun jembatan perdamaian. “Budaya bukan sekadar warisan masa lalu, ia juga membentuk tata kelola masa depan yang adil. Nilai-nilai seperti gotong royong, musyawarah, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan prinsip dasar dan pilar bagi institusi yang kuat,” ujarnya.

Penyair legendaris Indonesia, Taufiq Ismail, turut tampil membacakan puisi berjudul “Palestina, Bagaimana Bisa Aku Melupakanmu?”. Anggota DPRD Jawa Barat, Ricky Kurniawan Lc, membacakan puisi itu dalam bahasa Arab. Penampilan ini menjadi bagian dari ekspresi solidaritas budaya Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina, dan menggambarkan konsistensi Indonesia dalam menyuarakan keadilan melalui medium seni dan sastra.

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pesan tentang pentingnya kolaborasi antar parlemen negara-negara OKI untuk menciptakan masa depan dunia yang lebih adil dan damai. “Parlemen memiliki peran strategis dalam menjaga perdamaian dunia, memperjuangkan keadilan, dan mendukung Palestina,” ujar Puan. Ia juga mengajak negara-negara anggota PUIC untuk memperkuat kerja sama lintas sektor sebagai bagian dari komitmen kolektif mewujudkan tatanan dunia yang berkeadaban.

Dalam pidatonya, Fadli juga menegaskan pentingnya kerja sama budaya lintas negara OKI untuk memperkuat narasi perdamaian dan keadilan. “Sebagai anggota pendiri OKI sejak 1969, Indonesia tetap konsisten dalam memperjuangkan nilai-nilai solidaritas, kemanusiaan, dan kolaborasi budaya lintas bangsa,” jelasnya. Ia juga menyerukan solidaritas penuh untuk kemerdekaan Palestina dan penghentian kekerasan di Gaza, seraya mengutip Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya